Korban Begal di Langkat Dipastikan Terima Santunan Senilai Rp 147 Juta

SumateraPost, Binjai – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Binjai memastikan akan segera menyalurkan dana santunan bagi Almahrumah Rani Anggraini (23), korban begal, warga Afdeling II, Pasar I, Desa Padangcermin, Kabupaten Langkat.

Seperti diketahui, jenazah ibu satu anak tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan dalam emak-semak di sekitar areal perkebunan kelapa sawit, Dusun VI Jenggikumawar B, Tanjungbelok, Desa Tanjungmerahe, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, pada 23 September 2020 lalu.

Rani sendiri tercatat sebagai karyawan di Usaha Peternakan Unggas milik Arianto alias Aliong. Dia diketahui meninggal dunia sesaat setelah pulang bekerja, akibat dianiaya pemuda berinisial ZFG (20), warga Desa Laumulgap, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat.

“Kita pastikan, seluruh hak-hak Almahrumah Rani Anggraini sebagai pekerja peserta BPJamsostek akan segera dipenuhi,” ungkap Kepala Kantor Cabang (Kakancab) BPJamsostek Binjai, Tengku Muhammad Haris Sabri Sinar, Kamis (15/10/2020) pagi.

Diungkapkan Haris, pihaknya telah menerima berkas pengajuan klaim atas santunan kematian Rani Anggraini dari perusahaannya. Dalam kepesertaannya, wanita rwrsebut terdaftar dalam tiga program, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), dan Jaminan Hari Tua (JHT).

“Sesuai data yang kita miliki, Almarhumah Rani Anggraini terdaftar sebagai peserta BPJamsostek sejak Mei 2020, dengan upah yang dilaporkan perusahaan tempatnya bekerja sebesar Rp 2,615 juta,” ujar Haris.

Atas kepesertaanya itu, anak sulung dari dua besaudara tersebut berhak atas manfaat program Jaminan Kematian, berupa santunan kematian sebesar Rp 125, 52 juta, santunan berkala sebesar Rp 12 juta, dan biaya pemakaman sebesar Rp 10 juta.

“Jika diakumulasikan, maka total dana santunan yang akan kita serahkan sebesar Rp 147,52 juta,. Dan itu nanti akan kita serahkan kepada ahli waris Almarhumah,” jelas Haris.

Namun tidak hanya santunan kematian, menurutnya, anak dari Almarhumah Rani Anggraini turut pula mendapat beasiswa pendidikan. Segala biaya berkaitan dengan aktivitas pendidikan si anak, akan ditanggung BPJamsostek hingga yang bersangkutan menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

“Secara khusus saya kembali menghimbau seluruh perusahaan, pemilik usaha, dan pemberi kerja, untuk mendaftarkan para pekerjanya sebagai peserta BPJamsostek. Sebab ini adalah amanah Undang-Undang, serta bagian dari upaya melindungi pekerja dan perusahaan,” seru Haris. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here