Kota Bogor Belum Lakukan PSBB, Tunggu Keputusan Menteri

SumateraPost,Bogor– Pemkot Bogor belum bisa laksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Karena masih menunggu keputusan Menteri Kesehatan Agus Putranto atas usulan Gubernur DKI Jakarta. PSBB diberlakukan di Kota Bogor agar bisa lebih efektif.

“Kita masih menunggu keputusan Menkes atas pengajuan PSBB oleh Provinsi DKI. Kita tunggu hasilnya, baru kita sesuaikan langkah,” kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim kepada wartawan, Senin (6/4/2020).

Belum dikabulkan usulan Gubernu DKI, karena Kementerian minta data dilengkapi. Karena, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Namun, Bogor siap jika sudah ada keputusan DKI menerapkan PSBB.

“Intinya kita siap apabila sudah ada keputusan, DKI Jakarta melakukan PSBB,” tutur Dedie.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto belum menyetujui usulan Pemprov DKI Jakarta, untuk status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurut Menkes, ada beberapa data yang perlu dilengkapi sesuai dengan persyaratan. Lampiran data harus dilengkapi Pemprov DKI Jakarta tertuang dalam surat Menkes kepada Pemprov DKI Jakarta nomor KK.01.01/Menkes/227/2020. Dutujukan pada Gubernur Anies Baswedan.

Dedie menegaskan, Bogor sebagai salah satu kota penyangga akan menyesuaikan penerapan PSBB yang sudah dilakukan DKI.

“Intinya sih kita, karena gini, bahasanya, Kota Bogor itu sangat tergantung dari DKI aja. Jadi tidak mungkin Kota Bogor terlebih dahulu menyampaikan usulan.
Kalau DKI sudah, maka Kota Bogor, seperti minggu lalu kita sudah rapatkan dengan Ibu Bupati (Bupati Bogor Ade Yasin), kita akan ikuti langkah DKI,” tutur Dedie.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here