KPU Pesisir Barat Monitoring Keuangan dan Musnahkan Surat Suara

SumateraPost, PESISIR BARAT – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Barat telah melakukan monitoring keuangan tahapan pilkada 2020, di 11 Kecamatan yang ada di Kabupaten setempat.

Monitoring keuangan tersebut meliputi angaran dana hibah untuk Covid 19, APD, dan adhock, semuanya telah tersalurkan pada tiga hari ( H-3) sebelum pencoblosan/pemilihan dilakukan, ujar Doni Zulkarnaen, Sekretaris KPU Kabupaten Pesisir Barat kepada wartawan.

“Alhamdulillah monitoring pada H-3 telah selesai dilaksanakan, prosesnya berjalan lancar, tanpa ada kendala yang berarti,” terang Doni, mendampingi Ketua KPU Kabupaten Pesisir Barat, Marlini.

Selain itu sambung dia, pihaknya juga telah melaksanakan pemusnahan 4.184 surat suara hasil empat kali penyortiran

Pemusnahan surat suara itu sesuai dengan keputusan KPU RI nomor 421/ HK.03-Kpt/07/KPU/IX/2020, tentang tata kelola teknis pemeliharaan dan inventarisasi logistik pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati serta pemilihan wali kota dan wakil wali kota menyatakan, dalam hal logistik yang diterima melebihi kebutuhan dan atau surat suara rusak, atau cacat.

Maka KPU melakukan pemusnahan surat suara dengan disaksikan dan ditandatangani oleh unsur yang menyaksikan, dalam hal ini KPU, Bawaslu dan Kepolisian setempat.

Pemusnahan surat suara tersebut dilaksanakan pada Selasa,8/12/2020, dengan cara dibakar, ucap Doni. Gus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here