Kumpar Desak Penegak Hukum Usut Pelaku Pungli Banpres

SumateraPost, PESISIR BARAT – Kumpulan Masyarakat Pesisir Barat (KUMPAR), mendesak penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan pungli dana Bantuan Presiden (Banpres) Produktif atau bantuan langsung tunai (BLT) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar).

Diketahui, bahwa penerima dana Banpres BLT UMKM di Pesibar telah diminta uang Rp 450.000 hingga Rp 1 juta dengan dalih iuran koperasi. Nah kalau demikian hampir dipastikan itu adalah pungli. ”

Baca Juga :  Sekda Ir.N.Lingga Kusuma,MP Hadiri Rapat Paripurna Bulanan

“Kalau pungli artinya masuk dalam ranah pidana korupsi. Karenanya penegak hukum harus mengusut tuntas permasalahan ini,” kata Suwandi, Penggiat Kumpar dikediamannya Selasa ,29/12/2020.

Ia menyayangkan, niat baik pemerintah untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19, dijadikan lahan empuk untuk memperkaya diri sendiri oleh orang orang yang bermental korup.

Apa lagi kata dia, dugaan pungli dana bantuan Banpres BLT UMKM tersebut, disinyalir melibatkan Ketua koperasi Tanera yang berdomisili di Pekon Marang Kecamatan Pesisir Selatan dan Sekrataris KONI Pesibar.

Baca Juga :  Sekda Ir.N.Lingga Kusuma,MP Hadiri Rapat Paripurna Bulanan

“ Saya berharap aparat penegak hukum serius menangani hal ini. Bila perlu pelakunya di prodeo-kan guna memberi efek jera terhadap oknum-oknum yang kerap memanfaatkan dana bantuan pemerintah untuk keuntungan pribadi,” ucapnya. Gus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here