LAdA DAMAR Akan Adakan Pertemuan Pekon Di Pekon Ambarawa

Sumaterapost.co | Pringsewu – Menurut data BP2MI Provinsi Lampung, bahwa Provinsi Lampung telah menjadi Provinsi terbesar
kelima dengan penempatan 4.082 ribu warga Lampung yang sedang berada di negara
penempatan dan berdasarkan data BP2MI Nasional, Provinsi Lampung pada tahun 2018
menempatkan PMI sebanyak 18.834, meningkat pada tahun 2019 menjadi 21.465. Pada
tahun 2020 terjadi penurunan terhadap penempatan PMI Provinsi Lampung menjadi 9.192.

Berdasarkan data BP2MI Provinsi Lampung, Kabupaten Pringsewu pada tahun 2021 menempati urutan ke sepuluh dalam penempatan PMI keluar negeri. Ini merupakan data yang tercatat, tetapi
masih banyak lagi data yang tidak tercatat karena masih banyak yang bekerja keluar negeri non prosedural.

Latar belakang inilah yang di gagas oleh Perkumpulan LAdA DAMAR mengadakan Pertemuan Pekon pada Rabu, (12/1) besok di Balai Pekon Ambarawa Kecamatan Amabarawa Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga :  Panitia Konferensi Cabang NU Banda Lampung Dipertanyakan

Menurut Sely Fitriani. S H. Manager Program, mengatakan, tema Pertemuan Pekon adalah “Membangun Kewirausahaan untuk Kemandirian Perempuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna di Pekon Ambarawa”

LAdA DAMAR bersama dengan Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Kecamatan
Ambarawa, Kabupaten Pringsewu dan Pemerintah Pekon Ambarawa, Kecamatan
Ambarawa, Kabupaten Pringsewu berkomitmen untuk membangun Desa Migran Produktif.
Pembangunan Desa Migran Produktif (desmigratif) yang dipelopori oleh Kementerian Ketenagakerjaan dimaksudkan untuk memberikan perlindungan terhadap Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI)/Tenaga Migran Indonesia (PMI) serta meningkatkan kesejahteranaan keluarganya, dengan menawarkan 4 program utama yaitu pelayanan migrasi, communty parenting, usaha produktif dan koperasi desmigratif.

Dari hasil konsolidasi dan pertemuan yang sebelumnya sudah diadakan, teridentifikasi
bahwa perempuan pekerja migran purna membutuhkan pendampingan untuk
pengembangan kewirausahaan.

Baca Juga :  IP-WK: Drs. FX. Siman Silahturahmi di Kandang Banteng

Sehingga LAdA DAMAR bersama dengan berbagai institusi Pemerintah Provinsi sampai dengan Pemerintah Desa Pekon Ambarawa, menyelenggarakan pertemuan pekon.

Diterangkan Sely Fitriani, tujuan dari kegiatan ini adalah, membangun komitmen Perempuan PMI Purna untuk membentuk kelompok, melakukan identifikasi potensi ekonomi kelompok PMI purna dalam pengembangan kewirausahaan kelompok. Memetakan strategi yang dapat dikembangkan untuk pengembangan kewirausahaan
kelompok, serta Meningkatkan sinergritas jejaring kerja untuk penguatan pengembangan kewirausahaan kelompok. terang Sely Fitriani. S. H.

Dalam pertemuan pekon ini akan di pandu oleh seorang aktivis yang selama ini bergelut dalam pembelaan kaum perempuan, Ahmad Anggi Haryono dan akan menghadirkan, nara sumber yang kompeten dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Lampung, dengan pokok bahasan “Pengembangan Program Kewirausahaan bagi PMI Purna di Pekon Ambarawa” serta nara sumber yang kedua dari UPT BP2MI Propinsi Lampung, dengan pokok bahasan “Migran Aman bagi Perempuan Pekerja Migran”

Baca Juga :  Dr. Bustami Zainudin Apresiasi DPK IARMI Pringsewu

Pertemuan Pekon yang akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan covid-19, akan dilakukan dengan metode pemaparan nara sumber, sharing serta diskusi dan tanya jawab ini akan diikuti oleh Dinas Tenaga Kerja Pringsewu, Kecamatan Ambarawa, Aparatur Pemerintah Pekon Ambarawa Badan Hippun Pemekonan, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat,PMI Purna, Dinas PPPA Kabupaten Pringsewu JPIC FSGM, JMPPO, dan perwakilan media Pringsewu

Sementara itu, Dikatakan pula oleh Wahyudi, Kasi Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja bahwa PMI asal Pringsewu yang bekerja di luar negeri rata-rata berasal dari Kecamatan Ambarawa dan Kecamatan Pardasuka. Saat ini terdapat 18 PMI Purna yang sudah pulang ke Pekon Ambarawa yang berada di Kecamatan Ambarawa. (Andoyo)