Lakukan Ilegal Logging Kedua Orang Ini Ditangkap Reskim Polres Bengkalis

0

Bengkalis, Sumaterapost.co – Sat Reskrim Polres Bengkalis berhasil menangkap Dua orang pria yang diduga telah melakukan kejahatan Ilegal Logging pada hari Senin 10 Februari 2020 sekira pukul 12.30Wib di Aliran Sungai Penebak Kampung Jawa Kelurahan Batu Panjang Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis.

Kedua tersangka tersebut berinisial S pria(26 tahun) beralamatkan Jalan Pelita Kelurahan Batu Panjang Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis, R pria(43 tahun) beralamat Jalan Desa Kampung Jawa Kecamatan Tanjung Kabupaten Kota Pinang.

Adapun Dasar polisi untuk menangkap kedua tersangka tersebut adalah sudah sesuai dengan, Undang-undang No. 2 Tahun 2020 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Undang-undang No.18Tahun 2013 tentang Pencegahan Pemberantasan Perusakan Hutan, Perkap No.6 Tahun 2019 tentang Penyidikan Tindak Pidana, Surat Perintah Penyidikan Sp.Sidik/37/II/Res5.6/2020/Reskrim, tgl 10 Februari 2020, Surat Perintah Alih Status No.STP.Alih Status/11/ II / Res 5.6 /2020 / Res, Tgl 10 Februari 2020 an.(S), Laporan Polisi Model. A Nomor : 32 / II / 2020 / RIAU / RES-BKS, Tgl 10 Februari 2020, Gelar pekara 10 Februari 2020.

Kapolres Bengkalis AKBP. Sigit Adiwuryanto SIK. MH, menceritakan prihal penangkapan kedua tersangka tersebut ” peristiwa penangkapan ini berawal dari adanya informasi Masyarakat sering terjadinya pembalakan liar atau mengangkut kayu dari hutan tanpa dilengkapi dokumen sah(ilegal Logging) didaerah hutan yang terletak di Kampung Jawa Kelurahan Batu Panjang Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis, atas laporan dari warga tersebut Kanit Pidum dan Anggotanya langsung bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan ditempat kejadian perkara mengikuti arus Sungai Penebak di Kecamatan Rupat, dan dari hasil penyelidikan pada hari Senin 10 Februari 2020 sekira pukul 12.30 Wib Kanit Pidum saya dan Anggota nya berhasil menangkap Kedua orang yang saat itu sedang membawa kayu yang akan dibawa ke darat.

Sambung “Kapolres Bengkalis AKBP. Sigit Adiwuryanto SIK. MH “Kemudian terhadap kedua tersangka yang berinisial S dan R dilakukan Interogasi, dan kedua tersangka tersebut mengaku membawa kayu sebanyak dua ton jenis Kayu meranti tersebut tanpa ada memiliki dokumen yang sah, adapun pekerjaan melangsir kayu tersebut adalah atas perintah NN(DPO) dengan Rp. 250.000,-(upah Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) / Ton, “Jelas Kapolres Bengkalis AKBP. Sigit Adiwuryanto SIK. MH.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Bengkalis guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Terhadap kedua tersangka kami sangkakan dengan Pasal 83 Ayat (1) hurup a Jo Pasal 98 Ayat (1) Undang-undang No.18 Tahun 2013 tentang pencegahan Pemberantasan Perusakan Hutan. (CS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here