Lambar Ikuti Kompetisi Evidence Innovation Goverment Award 2020

Suasana sebuah Lamban Baca di Pekon di pelosok Kabupaten Lambar

SumateraPost, Liwa – Kabupaten Lampung Barat tak main-main menabalkan jadi kabupaten Literasi. Setidaknya hingga saat ini kabupaten Lampung barat sudah memiliki Lamban Baca (rumah baca) atau Taman Bacaan Masyarakat Rintisan (TBM rintisan) yg hingga di rumah-rumah masyarakat di pelosok-pelosok Pekon yang ada di Lambar.

Kadis Perpustakaan Dan Kerarsipan Lampung Barat, Saripan, mengatakan, Kabupaten Lampung Barat sebagai Kabupaten Literasi dicanangkan bupati Lambar Parosil Mabsus bertepatan dengan Hari Pendidikan nasional 2 Mei 2018. Di samping itu, Kabupaten Literasi ditetapkan berdasarkan Perbup no 19 th 2018, tentang Gerakan Literasi Daerah (GLD). Tim GLD ini langsung dikomandani Partinia yang juga istri bupati Lambar Parosil Mabsus.

Tim GLD,lanjut, Saripan didukung komunitas Literasi dan relawan membentuk Lamban Baca di pekon-pekon , dan membuka lapak literasi. “Berkat bantuan semua pihak gerakan literasi daerah berjalan. Termasuk bantuan buku-buku dari dari Ester Yusuf dan kawan-kawan dari Yayasan rebung Cendani, Jakarta, dan tentunya kerja keras para relawan,” terang Saripan.

Lebih lanjut, dikatakannya, untuk itu dalam mengikuti lomba Evidence Innovation Goverment Award (IGA) Bidang Literasi, kabupaten Lambar sudah siap. “Program kabupaten Literasi sudah berjalan. Kami mempersiapkannya semaksimal mungkin tentunta. Untuk itu, kami optimistis, karena pembangunan Lamban Baca atau TBM Rintisan yang menjadikan rakyat sebagai garda terdepan (Partisipasi aktif) ya, hanya ada ada di Lambar. Untuk itu kami optimis bakal menyabet juara dalam kompetisi ini, ” beber Saripan.

Ditambahkannya, pembangunan Lamban Baca yang ada dilakukan secara mandiri dan gotong royong Non APBD . Di tahun 2018 dan 2019kabupaten Lampung Barat diganjar 5 penghargaan Tingkat Lampung dan Nasional dalam bidang Literasi. “Lamban Baca punya pola rotasi buku setiap sebulan sekali. Jadi para pembaca bisa menikmati banyak pilihan buku,” pungkas Saripan. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here