Lampung Berhasil Turunkan Kasus Gizi Buruk

Sumaterapost.co – Pemerintah Provinsi Lampung berhasil menurunkan kasus gizi buruk dari 136 kasus menjadi 94 kasus pada 2016.

“Ke depan untuk meningkatkan capaian kinerjanya, Pemerintah Provinsi Lampung akan melaksanakan kerjasama dengan United National Development Programme atau Badan Program Pembangunan PBB dalam pendampingan pelaksanaan program pembangunan berkelanjutandan sosialisasi di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota se Lampung,” kata Kepala Bappeda Provinsi Lampung, Taufik Hidayat, di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan pelaksanaan program pangan dan gizi merupakan salah satu goals dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan yang terdiri atas 4 pilar, 17 tujuan, 169 target dan 240 indikator.

Menurutnya, hal itu sebagaimana Peraturan Presiden tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Nomor 59 Tahun 2017 yang telah ditandatangani oleh Presiden RI pada 4 Juli 2017 lalu, dan akan dirilis secara nasional pada 2 Agustus 2017.

Taufik mengatakan dalam implementasinya di Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung akan melakukan kerjasama dengan UNDP dan penandatanganann MoUnya akan dilaksanakan pada akhir Juli 2017.

“Beberapa kabupaten dan kota akan dijadikan pilot projek dalam pendampingan UNDP, untuk itu diharapkan setiap kabupaten/kota agar dapat membangun komitmen dan sinergitas dalam rencana pembangunan daerah dengan melibatkan unsur legislatif, pemangku kepentingan, akademisi, dunia usaha maupun filantropi,” kata Taufik.

Taufik menambahkan beberapa kabupaten/kota di Provinsi Lampung masih masuk dalam potensi kerawanan pangan berdasarkan analisis ketersediaan pangan, akses pangan, penyerapan dan pemanfaatan pangan serta kerentanan pangan. (ant)