LAPAH #4: Kolaborasi Seni Tari, Rupa, Musik, Instalasi dan Fotografi

SumateraPost,LAMPUNG – Untuk kali keempat, kelompok seni DianArza Dance Company (DADC) kembali menggelar LAPAH #4: Experimental Dance Mini Festival, yang akan dilaksanakan pada Selasa malam (28/1) di ruang pertunjukan DADC yang berlokasi di Jl. Mata Intan 1, Segala Mider, Bandar Lampung.

Ketua pelaksana LAPAH #4, Syintia Rivada, menerangkan, kegiatan independen per triwulan ini diharapkan mampu menjadi ruang berekspresi secara bebas bagi para seniman yang ada di Provinsi Lampung dalam bentuk penampilan karya seni yang sarat dengan pesan sosial, alam serta lingkungan.

Ditambahkannya, perhelatan LAPAH #4 kali ini mencoba melakukan sejumlah terobosan. Diantaranya, pembukaan acara yang akan dibuat oleh Ketua RT serta lokasi even yang tidak menggunakan panggung pertunjukan yang formal seperti didalam gedung. Kali ini DADC memilih ruang publik sebagai lokasi acara.

“LAPAH #4 digelar di pelataran laboratorium seni DADC yang berada di pemukiman penduduk dengan tujuan, kita ingin menunjukan bahwa seni itu bersifat merakyat dan mengembalikan seni kepada pemilik sesungguhnya yaitu masyarakat. Bagaimana kesenian bisa dicintai masyarakat, bila beragam karya selalu terkesan eksklusif dengan dipentaskan digedung bukan di ruang publik,” ujar perempuan yang gemar surfing ini.

Tak hanya itu, terobosan lainnya pada LAPAH #4 yaitu menampilkan kolaborasi beragam karya genre seni. Mulai dari penampilan tari, dramatik gerak, pameran fotografi, instalasi. Selain itu, akan ada pemajangan hasil kriya masyarakat, lukisan serta pertunjukan musik yang disajikan para dosen Universitas Lampung.

“Pada perhelatan LAPAH #4 nanti, sejumlah komunitas akan ikut partipasi. Mulai dari Balo-Balo Art, DADC, Se7en Grup, kelompok musik Sako Serikat hingga penampikan karya dari sejumlah pelukis serta fotografer. Dari beragam karya yang akan tampil semoga menjadi inspirasi, terjadi interaksi positif dan membangun tradisi silahturahmi,” kata Rivada.

Diakhir obrolan ia menegaskan, DADC juga masih membuka peluang untuk seniman, masyarakat umum maupun para pelaku kreatif lainnya yang ingin berpartisipasi menampilkan hasil karya seni, visual maupun karya kriya lainnya.

“LAPAH #4 ini terbuka untuk umum dan bisa disaksikan secara gratis oleh masyarakat Lampung. DADC juga menyediakan konsumsi ubi rebus, kacang rebus sebagai camilan sambil berdiskusi. Mari guyup bahu-membahu membangun kesenian dan menumbuhkembangkan rasa cinta seni kepada masyarakat,” tegasnya menutup obrolan. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here