Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan Berkunjung ke Tanah Kelahiran Pasaman

Pasaman Sumaterapost.co – Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan berkunjung ke kabupaten Pasaman, kunjungan itu dalam rangka berkunjung ke rumah kelahiran di Lubuk Sikaping, Pasaman, Sumbar dan silaturahmi dengan Bupati Pasaman.

Kunjungan Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan ke kabupaten Pasaman dalam rangka berkunjung ke asal tanah kelahiran sekaligus bersilaturahmi dengan Bupati Pasaman dan pejabat daerah lainnya.

Dalam sambutannya, Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan mengucapkan selamat datang kembali di tanah kelahiran dan ucapan terima kasih kepada Bupati Pasaman Yusuf, Kapolres Pasaman, Dandim 0305/Pasaman, dan tamu undangan serta rekan-rekan insan pers yang telah berkenan hadir di rumah kelahiran untuk memenuhi undangan pada acara ini.

“Sudah 57 tahun kabupaten Pasaman ditinggalkan, namun kabupaten Pasaman tetap melekat di memori saya, saya masih teringat dengan lingkup pekarangan rumah tempat kelahiran, kolam, bangunan rumah dan kondisi kabupaten disaat itu.

Kondisi-kondisi itu yang hingga saat ini masih melekat di hati saya, atas dasar kerinduan makanya saya berkunjung ke tanah kelahiran yakni kabupaten Pasaman,” kata Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI Angkatan Darat, Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan saat sambutan, Kamis, (12/11).

Di saat kunjungan, Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan, panggilan akrab Besar itu menyebutkan, dalam rangkaian kegiatan kunjungan ke kabupaten Pasaman sekaligus bersilaturahmi dengan Bupati Pasaman, Yusuf Lubis.

Disisi lain saat acara, Letjend Besar kelahiran Lubuk Sikaping, Pasaman, Sumatra Barat itu sempat memberikan beberapa motivasi kepada tamu undangan yang hadir terkait sumber inspirasi dan cara menggali potensi dalam diri.

Dalam penjelasan itu, Letjen mengaku meluncurkannya dalam buku yang berjudul “Delapan Kekuatan Cakra Sebagai Sumber Inspirasi, Profesionalisme Dan Senjata Pamungkas Prajurit Darma Putra Kostrad”.

“Buku itu merupakan upaya referensi untuk menggali, mengurai dan memaknai arti kekuatan yang terdapat pada lambang Cakra Kostrad, dan buku itu merupakan senjata pamungkas ketika seseorang itu tidak memiliki senjata apa-apa. Dan di saat itulah kekuatan Cakra dikeluarkan. Kemudian, Cakra itu sebenarnya ada pada dalam diri yang terselip dalam setiap kejadian, dan kekuatan Cakra itulah yang dikonsep ke sebuah buku,” ungkap Letjen Besar kelahiran 1963.

Lebih lanjut, Ia menyebutkan, dengan membaca buku Delapan Kekuatan Cakra Sebagai Sumber Inspirasi itu, semoga yang mempelajarinya dapat membimbing dan mengembangkan kekuatan Cakra yang terdapat dalam dirinya sehingga mampu menjadi orang sejati, berdisiplin, tangguh, militan, dan profesional serta mencintai dan dicintai sesama rakyat.

Disamping itu, Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI Angkatan Darat memberikan buku berjudul ‘Delapan Kekuatan Cakra Sebagai Sumber Inspirasi, Profesionalisme Dan Senjata Pamungkas Prajurit Darma Putra Kostrad’ kepada Bupati Pasaman sebagai hadiah kunjungan Letjend ke Pasaman.

Hadir pada kegiatan itu, Letnan Jenderal TNI Besar Harto Karyawan Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI Angkatan Darat beserta rombongannya, Korem 032 Wirabraja dan yang mewakili, Bupati Pasaman Yusuf, Kapolres Pasaman, Dandim 0305/Pasaman beserta jajarannya, Insan Pers dan tamu undangan lainnya.

Ewin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here