LSM Dorong Kader Golkar Lapor Polisi, Uang Partai Bersumber Keuangan Negara

SumateraPost, Bogor – Kemelut berkepanjangan Musyawarah Daerah (Musda) hingga masalah keuangan DPD partai Golkar Kota Bogor. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dorong kader Golkar segera membuat laporan Polisi.

” Sebaiknya para kader buat laporan saja ke polisi. Apalagi menyangkut keuangan partai bersumber dari keuangan negara,” kata Ketum LSM Barisan Monitor Hukum ( BMH) Irianto saat diminta pendapatnya usai sholat Jumat (20/11/2020)

Menurut Irianto, keuangan partai patut diusut, untuk mengakhiri kemelut tak berkesudahan. Hal itu dimaksudkan, agar tidak terjadi multi tafsir oleh para kader. “Saya tak yakin para kader berani melaporkan hal itu”, kata Irianto.

Irianto menilai, kemelut keuangan terjadi patut diduga ada sesuatu yang tidak transparan. Akibatnya, terjadi kecurigaan antar kader. Untuk menghindari hal tersebut jawaban yang paling pas di lapor ke polisi. Dugaan penyimpangan dana partai, patut diusut lebih lanjut, karena menyangkut uang negara.

Diberitakan sebelumnya mantan Bendahara DPD Partai Golkar Kota Bogor Reflianosa Ibrahim tak hanya buka suara, sepakat dibongkar penggunaan keuangan partai Golkar. Pasca di gelar Musda ke X 29 Agustus lalu.

Keganjilan keuangan dapat saja terjadi, sebab pola kepemimpinan pun diragukan dan lebih menonjolkan arogansi pribadi. Keuangan partai banyak bersumber dari bantuan partai politik melalui Kesbangpol dan berpotensi terjadi penyimpangan.

“Partai Golkar Kota Bogor dapat bantuan partai politik dari enam kursi saat itu atau 160 ribuan suara berjumlah Rp 162 juta melalui Kesbang Kota Bogor,” kata Reflianosa Ibrahim Selasa (17/11/2020) petang.

Menurutnya penjelasan keuangan partai Golkar, sebatas pengelolaan keuangan setelah telah dirinya di didepak dari bendahara. Dibuatkan buku setebal 602 halaman tentang pelaporan keuangan. Laporan keuangan, juga disampaikan pada DPD partai Golkar Jawa barat dan pusat.

“Sebelum diganti dan di-PLT sekitar tahun 2018, saya sudah pernah menyampaikan laporan keuangan ke DPD Jawa Barat dan di DPP, tetapi tidak ada tanggapan sama sekali,” kata Refli.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here