LSM Formapera Minta Pihak Kepolisian Bersama Pihak Terkait Untuk Tutup Sementara Waterland

Sumaterapost.co | Tanjung Morawa – Mendengar adanya berita Seorang Anak berusia 5 Tahun diduga Tewas tenggelam di Kolam Renang Waterland Tamora kemarin yang berada di Desa Bandar Labuhan Dusun V, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, LSM FORMAPERA angkat bicara.

Diduga kelalaian yang dilakukan oleh pihak pengelola Kolam Renang Waterland Tamora. Ketua LSM FORMAPERA Sumut, Feri Afrizal, meminta pihak kepolisian dan pihak-pihak yang terkait agar segera menututup sementara Kolam Renang Waterland Tamora.

Baca Juga :  Bintex Serahkan Bantuan Sembako kepada 500 KK Korban Banjir

“Jika nantinya dari pihak Kepolisian menemukan adanya tindakan yang mengarah kelalaian dari pihak pengelola Kolam Renang Waterland, sebaiknya pihak kepolisian mengikuti Undang-undang yang berlaku di Negara Republik Indonesia. Hal ini dapat dilihat dalam Pasal 359 KUHP: “Barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana kurungan paling lama satu tahun.” Dalam hukum pidana kelalaian, kesalahan, kurang hati-hati atau kealpaan disebut culpa,”terang Feri Afrizal.

Baca Juga :  Bupati Karo Hadiri Perayaan Natal 2022 dan Ucapan Syukur Tahun Baru 2023 Oikumene BKAG

“Maka dari itu, saya Feri Afrizal, ketua LSM Formapera Sumut akan berkolaborasi dengan Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang untuk memonitor sekaligus mendampingi permasalahan ini atas kejadian meninggalnya seorang anak usia 5 Tahun, Warga Kecamatan Galang, dikarenakan Tenggelam di Kolam Renang Waterland Tamora,” Pungkas Feri tegas, Rabu, (22/09/2022).

 

(4211ARI)

Baca Juga :  Kapolres Simalungun Terima Kunjungan Komandan Batalyon 122 Tombak Sakti