Mahasiswa STMIK Pringsewu Grudug Kampung Sendang Rejo dan Sendang Agung

SUMATERA POST – PRINGSEWU – Mahasiswa STMIK Pringsewu beberapa hari lalu Minggu, (25/4) Grudug Dua Kampung di Lampung Tengah, Kampung Sendang Rejo dan Kampung Sendang Agung

Kehadiran 15 Mahasiswa STMIK Pringsewu di dua kampung itu, untuk melakukan bhakti penyemprotan disinfektan di beberapa rumah ibadah dalam rangka bhakti mahasiswa di kampungnya sendiri peduli covid -19.

Kordinator Mahasiswa yang melakukan penyemprotan, Muhammad Fadly Arasid, mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan inisiatif mahasiswa sendiri yang didukung oleh STMIK Pringsewu

Baca Juga :  IIB Darmajaya–PT Tunas Dwipa Matra Gelar Webinar Sharing Tips dan Trik Self Branding

Kebetulan kami 15 Mahasiswa yang ikut penyemprotan berasal dari kampung Sendang Rejo dan Sendang Agung, maka kami merasa ikut peduli dalam pencegahan dan penanggulangan wabah covid 19. Khususnya di kampung kami. Ujar M.Fadly Arasid.

Dia mengatakan, titik sasaran
merupakan rumah ibadah Sendang Agung (Masjid Alwustho, Nurul Anwar, Nurul Khasanah,Masjid Muhammadiyah dan Gereja Kerasulan), untuk kampung Sendang Rejo (Masjid Jami’ Al Muwahhidiin, Masjid Al-Mujahidin, masjid Nurul Huda , musholla Miftahul Ulum. Ujar M.Fadly Arasid.

Baca Juga :  Dosen FPT University Vietnam Isi Kuliah di IIB Darmajaya

Sementara itu Kepala Kampung Sendang Rejo, Khotini didampingi dengan Babinsa dan babinkamtibmas setempat. Sertu Een Setiyono dan Aipda Edy Wijaya. Mengatakan saya selaku kepala kampung Sendang rejo mengapresiasi dan bangga terhadap mahasiswa STMIK Pringsewu yang berasal dari kampungnya sendiri peduli terhadap permasalahan yang ada yaitu nembaktikan dirinya ikut peduli dalam pencegahan dan penanggulangan covid 19 dengan melakukan penyempritan, ujar Khotini Kepala Kampung Sendang rejo.

Baca Juga :  Satu-satunya di Lampung, Startup Mahasiswi Darmajaya ini Lolos Tahap 1 ASMI 2021

Senada dengan kepala kampung Sendang Agung, Suratno, mengatakan, Kegiatan yang positif yang dilakukan oleh mahasiswa STMIK Pringsewu ini bisa dijadikan contoh bagi para pemuda atau organisasi di kampung ini, untuk peduli terhadap permasalahan yang ada, ujar Suratno Kepala Kampung Sendang Agung. (doy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here