Mantan Bupati Bogor, Kembali Huni LP Sukamiskin Bandung

Sumatera Post, Bogor – Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) kembali menghuni Lembaga Pemasaran (LP) Sukamiskin Bandung, setelah jaksa KPK mengeksekusi RY ke penjara Rabu (7/4/2021).

Mantan Bupati RY dijebloskan ke penjara berdasarkan Putusan PN Tipikor Bandung Nomor: 75/Pid.Sus-TPK/2020/PN. Bdg tanggal 22 Maret 2021.

“RY dibawa ke LP Sukamiskn untuk menjalani pidana penjara selama dua tahun delapan bulan dikurangi masa tahanan,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri Kamis (8/4/2021).

Baca Juga :  La-Da Mulai Beraksi

“RY terbukti bersalah dan telah mengembalikan uang sebesar Rp 9.8 Miliar ke rekening kas penampungan KPK, sebelum disetor ke Kas Negara,” kata Fikri.

Putusan PN Tipikor Bandung Jawa Barat, terpidana berkewajiban membayar pidana denda sejumlah Rp 200 juta. Bila tak dibayarkan dapat diganti dengan pidana kurungan selama dua bulan.

“Uang tersebut sesuai vonis majelis hakim sebagai uang pengganti dan akan disetorkan ke kas negara,” tuturnya.

Baca Juga :  Indramayu Siap Lakukan Percepatan Pembangunan"

Majelis hakim Tipikor memvonis RY dua tahun delapan bulan penjara lebih rendah dari tuntutan jaksa KPK, empat tahun dua bulan penjara, berikut tuntutan denda pidana Rp 200 juta. RY terbukti menerima gratifikasi dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bogor sebesar Rp 9,8 miliar.

Dana tersebut diperuntukan untuk kepentingan Pilkada 2013 dan Pemilu legislatif 2014. Selain itu, RY juga disebutkan menerima mobil Toyota Vellfire seharga Rp 825 juta dari seorang pengusaha konstruksi di Bogor.

Baca Juga :  Launching Polri TV-Radio, Kapolri: Agar Lebih Dekat Dan Memberi Edukasi Masyarakat

“RY juga menerima lahan seluas 170.442 hektar di Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dari Rudy Wahab untuk memuluskan perizinan pesantren,” katanya.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here