Mantan Bupati Dituntut 4 Tahun Penjara, JPU – KPK Sebut Terdakwa Kooperatif

SumateraPost, Bogor – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) 4 tahun penjara dan denda 200 juta, di Pengadilan Tipikor Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (3/3/2021).

Tuntutan JPU, RY terbukti melakukan tindak pidana korupsi menerima gratifikasi saat menjabat Bupati Bogor. JPU menyebut RY, melanggar Pasal 12 B Jo Pasal 12 C UU Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga :  Kapolres Bogor Terima Penghargaan, Kak Seto Apresiasi Kinerja Polisi

JPU meminta majelis hakim memvonis terdakwa, empat tahun penjara. “Kami minta majelis hakim memvonis terdakwa dengan hukuman penjara empat tahun penjara,” kata JPU KPK Dian Hamisena dalam tuntutannya.

JPU juga menuntut terdakwa berupa hukuman badan, dengan denda Rp 200 juta. Bila tak dibayar dapat diganti kurungan dua bulan. Pembelaan RY diberi kesempatan pekan depan.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Penarikan Kendaraan, Kuasa Hukum Tergugat Tak Bisa Hadirkan Saksi

Dalam persidangan JPU menyebut hal yang meringankan terdakwa, dinilai kooperatif, mengakui dan menyesali perbuatannya. Terdakwa juga telah mengembalikan uang pada kas negara.

“Yang memberatkan lain terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam memberantas korupsi,” kata JPU.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here