Marwan : Kabid BM Dinas PUPR Lubuklinggau Terkesan Anti Kritik

Marwan, Ketua LSM Persaudaraan Wirra Nusantara (Perwira)

SumateraPost.co, LUBUKLINGGAU – Jawaban Pahni Hastera selaku Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga (BM) dinas PUPR kota Lubuklinggau menanggapi pemberitaan peningkatan Jalan Taba Jemekeh yang diragukan kualitasnya, dan meminta wartawan memberitakan yang bagus-bagus menuai beragam komentar publik.

Salah satunya disampaikan Marwan Ketua LSM Persaudaraan Wirra Nusantara (Perwira). Menurutnya, selaku orang yang diberi jabatan tidak sepatutnya Kabid BM memberikan statmen seperti itu. Karena sebagai seorang pejabat dirinya telah mengetahui tugas dan fungsi wartawan didalam Undang-undang No.40 tahun 1999 dipasal 3, bahwa wartawan berhak melakukan kontrol sosial terhadap jalannya kegiatan yang menggunakan uang negara.

Baca Juga :  Akhirnya Tim SAR Berhasil Temukan Jasad Korban Tenggelam Di Sungai Ogan Tanjung Raja

“Masa seorang Kabid statmennya seperti itu, berita yang bagus-bagus saja kesannya itu anti kritik,” ujar Marwan. Jumat (23/4/2021).

Marwan menjelaskan Undang-undang No. 40 tahun 1999 dalam pasal 4, kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Dan terhadap pers tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran. Untuk menjamin kemerdekaan Pers, pers mempunyai hak mencari, memperoleh dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

Baca Juga :  Musnahkan BB Narkoba, Bupati DRA : Paling Penting Bentengi Warga Muba

“Oleh karena itu, dengan adanya tingkah Kabid BM Dinas PUPR Kota Lubuklinggau yang meminta wartawan untuk memberitakan yang Bagus itu sudah menghalangi tugas pers,” tegasnya.

Marwan juga berpendapat, seharusnya Kabid berterimakasih kepada wartawan yang melakukan kritik dan membantu kontrol sosial disaat proyek belum diserah terimakan dari rekanan sehingga pada akhirnya kualitas jalan dan pembangunan jalan memang berjalan sesuai juklak dan juknis sehingga ratusan juta uang rakyat tidak “sia-sia”.

“Menurut saya selagi uang yang digunakan adalah uang dari APBD, APBN atau uang Negara sah-sah saja dikontrol dan dktitik. Seharusnya pejabatnya juga harus siap dengan konsekuensi itu,” tegas Ketua LSM Perwira.

Baca Juga :  Sony : Istri Bendahara Sekretariat DPRD Mura Diduga Lecehkan LSM dan Wartawan

Dalam pemberitaan sebelumnya menanggapi peningkatan Jalan Taba Jemekeh yang diragukan kualitasnya, dan saat dimintai tanggapannya melalui pesan Aplikasi WhatsApp. Kabid BM PUPR Lubuklinggau meminta wartawan untuk mencari berita yang baik-baik saja.

“Kalu pacak dibuat berita padek padek (Kalau bisa dibuat berita bagus bagus),” pesan Pahni Hastera.
(Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here