Maspriel Aries, Sabet Juara Lomba Menulis ‘Dukung Geopark Suoh’

Geoheritage Suoh nan eksotis ( Christian Saputro)

SumateraPost, Liwa – Tulisan bertajuk :’Ada Taman Bumi (Geopark) di Suoh’, Karya Maspriel Aries, berhasil menyingkirkan puluhan karya para penulis dari senatero Indonesia yang berlaga dalam ajang Lomba Menulis ‘Dukung Geopark Suoh’.

Lomba yang digelar untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mewujudkan taman bumi (Geopark) Suoh ini diinisiasi Lamban Baca Lambar. “Gegara pandemi COVID – 19, kami sempat memperpanjang waktu penyelenggaraan kegiatan ini. Pengumuman baru kami rilis, Selasa (7/7) kemarin,” ujar Ketua Forum Literasi Lambar Donna Sorenty Moza di Liwa , Jumat (10/7).

Menurut Udo, setelah menilai dan menimbang dari puluhan naskah yang masuk ke panitia, ditetapkan tiga pemenang lomba ini. Maspril Aries, Mantan wartawan Republika yang juga pegiat Kaki Bukit Literasi asal Kota Palembang, Sumatera Selatan ditetapkan dewan juri perlombaan Udo Z Karzi, sebagai pemenang pertama dalam ajang lomba menulis ‘Dukung Geopark Suoh’, di Lampung Barat. Di susul tampil sebagai pemenang kedua, Rusyanti, M.Hum dari Bandung dengan tulisannya berjudul ‘Geoarkeologi Kawasan Suoh’ dan pemenang ketiga Arman AZ dari Bandar Lampung dengan judul ‘Mencari Jejak Rappard & Stehn di Suoh’.

Juri lomba Udo Z Karzi juri lomba selain mengumumkan tiga karya tulis yang menjadi pemenang lomba juga mengumumkan 15 karya tulis terpilih. “Selain tiga karya pemenang, dan 15 tulisan terpilih akan akan dihimpun dalam buku berjudul Jelajah Taman Bumi Suoh, Suoh Geopark,” ujar yang juga bertindak sebagai Editor dari Pustaka LaBRAK, Bandar Lampung.

Ada pun 15 naskahyang ditetapkan sebagai tulisan terpilih (non ranking) , yaitu Afrizal Rifa’i (Liwa) judul tulisan Antara Suoh, Taman Bumi, dan Kepantasan. Agus Rianto (Way Tenong, Lampung Barat) judul tulisan Geliat Infrastruktur dan Asa untuk Suoh. Disusul , Banatun Sururoh dan Siti Rohmahwati (Lampung Barat) judul tulisan Kami Berpijak pada Cawan Bumi Suoh. Christian Heru Cahyo Saputro (Semarang) judul tulisan Mengancang Hadirnya Taman Bumi Suoh (Suoh Geopark). Berikutnya, Eko Sugiarto (Yogyakarta) judul tulisan Mari Belajar kepada Taman Bumi Gunung Sewu. Ferry Ajiansyah, ST, MT (Liwa) judul tulisan Suoh, Lampung Barat sebagai Calon Taman Bumi (Geopark) Nasional. Hening Nugroho. S.Fil (Yogyakarta) judul tulisan Menatap Suoh dari Sebuah Jejak Sejarah. Heptanius H. (Sumberjaya, Lampung Barat) judul tulisan Anak Danau Suoh. Meenour (Jakarta) judul tulisan Bersua dengan Suoh via Daring. Selain itu, Minarti (Lampung Barat) judul tulisan Indahnya Tiap Sudut Negeriku (Suoh). Oki Laksito (Bandar Lampung) judul tulisan Konsep Pendirian Museum Geopark Suoh. Prima Lestari (Kalimantan) judul tulisan Taman Bumi (Geopark) untuk Suoh, Lampung Barat. Selanjutnya, Sandarsyah (Liwa) judul tulisan Ada Jejak Literasi di Taman Bumi Suoh. Supono (Lampung Barat) judul tulisan Menuju Taman Bumi Suoh yang Berbudaya. Taufik Hidayat (Bandung) judul tulisan Gelar Taman Bumi Nasional Untuk Suoh, Pantaskah?

Di tempat terpisah, Maspril Arie, yang aktif berkiprah di Kaki Bukit Literasi mengatakan, sangat bersyukur bisa memenangi lomba tulis ini.”Alhamdulillah, berkah di tengah Covid dan WFH, bisa produktif untuk menulis,” pungkas Wartawan Republika ini, bersyukur. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here