Memperingati Hari Lahir Boen Hian Tong Gelar Bhakti Sosial

0

SumateraPost, Semarang – Perkumpulan Sosial Rasa Dharma atau juga sering disebut Boen Hian Tong tepar 9 Februari 2020 ini memasuki usianya yang ke-144.

Perkumpulan yang bermarkas di Jalan Gang Pinggir, Nomor 31-31A, Semarang, ini memiliki kisah panjang dan ikut mewarnai sejarah kaun Tionghoa di Semarang.

Ditelisik dari beberapa pustaka, tercatat, Boen Hian Tong berdiri pada tanggal 15 Cia Gwee Imlek 2427 pada malam Cap Go Meh (Shi Wu Jie) atau bertepatan dengan tanggal 9 Februari 1876 di sebuah rumah di Gang Gambiran.

Ketua Boen Hian Tong Harjanto Halim, mengisahkan, pendirian komunitas ini diprakarsai oleh Luitenant de Chinezen Tan Ing Tjong bersama beberapa tokoh Tionghoa di Semarang seperti; Be Bie Siang, Liem Kiem Ling, Tan Tjong Tien, Auw Yang Djie Kiauw, dan Oen Tiauw Kie sebagai dewan pendiri Boen Hian Tong (BHT).

Di tahun 1876 itu jugalah pada akhirnya ‘vereneeging’ (perkumpulan) ini mendapat pengakuan dan hak ‘rechtspersoon’ dari pemerintah Belanda ketika itu. makna dari Boen Hian Tong bila dijabarkan, Boen berarti budaya atau kesenian, Hian berarti keindahan, Tong berarti rumah. “Jadi, terjemahan bebasnya sebagai rumah atau perkumpulan untuk berkesenian atau dapat diartikan juga dengan perkumpulan kaum budayawan,” ujar pria yang juga menjadi Ketua Kopi Semawis organisasi yang menginisiasi gelaran Warung Semawis di Pecinan, Semarang ini.

Baca Juga :  Festival Imlek 2571 dan Cap Gomeh, The Emperor Band Siap Gebrak Singkawang

Awal didirikannya, lanjut Harjanto, bertujuan mempererat tali persaudaraan dengan jalan mengembangkan seni tetabuan Tionghoa, karena pada waktu itu, musik Barat waktu itu belum begitu dikenal di kalangan etnis Tionghoa. “Musik Lam Kwan biasanya yang dimainkan secara rutin setiap tanggal 1 dan 15 Imlek,” imbuh Harjanto.

Meskipun mula-mula didirikan sebagai klub hiburan bagi anggautanya, lanjut Harjanto, dengan memainkan Lam kwan, lambat laun perkumpulan seni budaya ini berkembang , dalam kalangan yang lebih luas dengan memberikan pertolongan dan bantuan pada anggota-anggotanya yang tertimpa kesusahan. “Pada perkembangannya Boen Hian Tong yang semula perkumpulan berkesenian bermetamorfosa menjadi perkumpulan sosial, “ terang Harjanto.

Sementara itu, Hermawan Honggo, salah satu kaum muda aktivis di Boen Hian Tong, mengatakan,sebagai penanda peringatan HUT Boen Hian Tong ke -144, akan diselenggarakan, acara Bhakti Sosial bekerjama dengan Perkumpulan Neuropraktik Indonesia (PKNI) akan mengadakan pengobatan di Gedung Rasa Dharma, Minggu 9 Februari 2020, Minggu, mulai Pukul 08.00 – 11.00 WIB.

Hermawan menambahkan Bhakti Sosial dan Pengobatan Akupuntur dan Refleksi gratis ini juga dalam rangka merayakan Cap Go Meh.”Silahkan siapa saja datang berobat akan kami layani. Untuk info dan pendaptaran bisa kontak nara hubung Ling Ling HP/WA 081901665738. Mudah-mudahan tahun depan , kami bisa membuat acara yang lebih meriah dan manfaat bagi sesams,” pungkas Hermawan. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here