Menara Telekomunikasi Rubuh, Tiga Pekerja Tewas

SumateraPost.co, Langkat – Tiga pekerja kontruksi dilaporkan tewas, akibat menara telekomunikasi yang mereka bangun di Dusun III, Desa Mekarjaya, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mendadak rubuh, Kamis (20/02/2020) sore.

Keterangan dihimpun wartawan, ketiga korban bernama Agus (25), penduduk Desa Payakerupuk, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat, serta Linggom (25) dan Vijay (27), keduanya penduduk Desa Airhitam, Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat.

Mereka diduga meninggal dunia akibat mengalami patah tulang, kerusakan organ dalam, dan pendarahan parah pada bagian kepala, akibat terjatuh dari ketinggian 42 meter.

Saat ini, jenazah ketiga korban telah dibawa pulang pihak keluarga ke kampung halaman mereka masing-masing, setelah sempat dirawat di RSU Putri Bidadari, Stabat.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Langkat, AKBP Doddy Hermawan, saat dikonfirmasi wartawan melalui Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat (Kaaubbag Humas), AKP Rohmat, Kamis (20/02/2020) malam, membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, ketiga korban diketahui sedang fokus bekerja memindahkan dan merangkai konstruksi baja bangunan menara telekomunikasi berketinggian lebih dari 45 meter itu.

Nahas, sewaktu mereka hendak menaikan beberapa batangan baja untuk konstruksi tiang menara, tanpa diduga pangkal fondasi bangunan pecah. Seketika itu pula menara rubuh dan menyebabkan tubuh ketiga korban jatuh menghujam permukaan tanah.

“Sesaat setelah kejadian itu, ketiga korban sebenarnya sempat menjalani perawatani di rumah sakit. Namun karena kondisi luka yang terlalu parah, alhasil mereka tidak dapat bertahan dan meninggal dunia,” sebut Rohmat.

Saat ini pun, sambungnya, tim gabungan Satreskrim Polres Langkat dan Polsek Stabat, masih terus menyelidiki dugaan penyebab kasus kecelakaan kerja ini, apakah indikasimya kuat mengarah pada faktor kesalahan manusia atau murni dipicu persoalan teknis. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here