Semarang – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan ke-80 Tingkat Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Pengenalan Nilai-Nilai Kepahlawanan di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Giri Tunggal Semarang, Selasa (18/11/2025).
Acara ini menjadi wadah edukasi bagi puluhan pelajar tingkat taman kanak-kanak dan sekolah dasar untuk mengenal lebih dekat nilai perjuangan para pahlawan bangsa.
Sejak pukul 07.30 WIB, suasana di area TMPN Giri Tunggal berjalan meriah. Penampilan Rebana dari SDN 01 Ungaran membuka rangkaian acara, disusul menyanyikan lagu kebangsaan, laporan ketua penyelenggara, serta sambutan Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah.
Ketua Panitia, Endah Dwi Setiorini, SH., MH., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar untuk memperkenalkan nilai kepahlawanan sejak usia dini, menanamkan kecintaan pada tanah air, serta mengembangkan kreativitas generasi muda. “Melalui lomba menggambar, mewarnai, dan dongeng ini, kami ingin memberikan pengalaman edukatif yang menyenangkan sekaligus menanamkan karakter positif,” ujarnya yang juga menjabat sebagai Kabid Dayasos Dinsos Jateng.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Drs. Imam Maskur, M.Si., dalam sambutannya menekankan pentingnya keteladanan dari para pahlawan bagi generasi penerus bangsa. Ia mengajak anak-anak untuk mengenali beragam pahlawan nasional, dari pahlawan revolusi, pahlawan pendidikan, hingga pahlawan di bidang sosial dan ekonomi.
“Untuk menanamkan nilai kepahlawanan dimulai dari hal-hal kecil di keluarga. Pahlawan pertama bagi adik-adik adalah ibu dan bapak di rumah. Kemudian ada pahlawan di sekolah, yaitu bapak-ibu guru. Maka harus hormat kepada orang tua dan guru, serta tidak melakukan perundungan,” tegasnya.
Imam Maskur juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam penggunaan gawai. Ia meminta anak-anak fokus belajar dan menghindari penggunaan HP secara berlebihan agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter.
Selain penyampaian nilai moral dan kebangsaan, peserta juga diajak berinteraksi melalui sesi tanya jawab mengenai Hari Pahlawan dan tokoh pahlawan nasional yang dimakamkan di TMPN Giri Tunggal.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI), Drs. Haryo Goeritno, mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya menjaga ingatan kolektif terhadap jasa para pahlawan. “Setiap tahun kita memperingati Hari Pahlawan, tetapi kegiatan seperti ini memperkuat pemahaman anak-anak bahwa kemerdekaan harus diisi dengan hal positif. Kami mendukung agar kegiatan ini terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Wadah Ekspresi Kreativitas Anak
Salah satu yang paling dinanti adalah lomba menggambar dan mewarnai bertema kepahlawanan, yang dinilai langsung oleh pelukis Giovanni Susanto. Para peserta juga mendapat hiburan berupa dongeng inspiratif oleh Kak Eka serta penampilan Hiburan Musik dari Yayasan Adhikari Sinar Mandiri, dan Tari Buto-Buto Galak, menambah keceriaan suasana.
Berikut daftar pemenang lomba: Kategori TK: Juara 1: Syila (TK Kuntum Mekar), Juara 2: Raffit (TK Kuntum Mekar) dan Juara 3: Ardian (TK Twat Twan Asi).
Kategori SD:Juara 1: Khanza Aeshsa Fajar (SD Pleburan 04), Juara 2: Hanna (SD Pleburan 01), Juara 3: Mutiara Shabia Agha (SD Pleburan 03)
Para juara berhak menerima piala dan uang pembinaan.
Menguatkan Ingatan Kolektif
Dalam kegiatan itu juga dilakukan pengenalan sejarah TMPN Giri Tunggal dan peran pentingnya sebagai tempat peristirahatan para pejuang bangsa. Melalui pendekatan kreatif dan edukatif, kegiatan ini diharapkan mampu menanamkan semangat kepahlawanan sejak dini serta membangun karakter generasi muda yang cinta tanah air.
Kegiatan di TMPN Giri Tunggal ini tidak hanya menjadi perayaan Hari Pahlawan, tetapi juga momentum penguatan nilai kebangsaan yang relevan di tengah tantangan zaman. Dengan mengenal, memahami, dan meneladani pahlawan, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang menghargai perjuangan dan siap mengisi kemerdekaan dengan prestasi. (Christian Saputro)




