Sumaterapost.co | Lombok Timur – Inak Mursih adalah salah satu masyarakat Desa Madayin Dusun Beburung yang mengalami penyakit sesak nafas yang berkepanjangan hampir 1 tahun. Ibu dari 3 anak ini merupakan tulang penggung bersama suaminya yang pekerjaannya sebagai buruh tani.
Dengan kondisi ekonomi keluarga, Ibu Mursih, tidak bisa berupaya lebih untuk melakukan pengobatan, meskipun pernah di bawa ke Puskesmas terdekat untuk melakukan pengecekan, maupun perawatan, namun pihak Puskesmas memungut biaya keluarga tersebut dikarena beliau tidak punya bpjs, dari sanalah pihak keluarga dan korban tidak ada niat lagi untuk berobat.
“Kita pernah mencoba menggunakan surat-surat keterangan dari desa untuk menanggulangi pengobatan, namun hal itu tidak akan berhasil untuk melakukan pengobatan,” ujar pak Muliadi Kadus Beburung.
Pada tanggal 7 November salah satu masyarakat Madayin atas nama Ustadz Zul dan beberapa tokoh masyarakat Madayin lainnya berserta keluarga besar Lembaga Raga Sukma melakukan pertemuan dengan Pak Bupati untuk mengeser situasi korban.
“Tanpa berpikir panjang dari Bapak Bupati, dengan sigap beliau mengarahkan ajudanya untuk meresphon masalah ini dengan cepat,” ujar Lukman Ketua Lembaga Raga Sukma.
(upi).




