Meski Terlambat, Warga Apresiasi Langkah Pemkot Cairnya Dana Bansos

SumateraPost, Bogor– Setelah terlambat beberapa lama akhirnya, Bantuan Sosial (Bansos) Kota Bogor dapat dicairkan. Warga penerima mengapresiasi atas pencairan tersebut. Bansos senilai Rp 500 ribu seyogyanya dicairkan bulan Juli lalu.

” Kita apresiasi langkah tersebut, walaupun terlambat. Mudah mudahan kedepan tidak kembali terlambat,” kata beberapa warga yang ditemui Sumatera Post di Kelurahan Tegal Gundil Bogor Utara Selasa (15/9/2020) siang.

Cairnya Bansos cukup membantu ditengah Pandemi covid-19. Karena kesulitan masyarakat benar terasa, dengan bantuan itu dapat meringankan beban masyarakat.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim mengaku malu penyaluran bantuan sosial (Bansos) tahap ketiga, bagi warga terdampak Covid- 19 molor panjang. Mestinya Bansos tahap 3 disalurkan Juli lalu dan kini belum terlaksana.

“Datanya di-update dan terus diverifikasi/divalidasi untuk mendapat data terbaru,” kata Dedie Jumat (11/9/2020).

Bansos yang disalurkan, disasar pada warga terdampak corona. Namanya belum terdata pada data terpadu keluarga sejahtera (DTKS) di Pemerintah Pusat.

“Bansos dari Pemkot Bogor, bersumber dari keuangan negara. Penerima bansos tidak boleh ganda, sehingga datanya selalu diverifikasi dan validasi agar bersih,” katanya.

Menurut Dedie, penerima bansos harus disesuaikan dengan data penerima bansos dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dedie menyebutkan, kendala lainnya penyaluran bansos, seluruhnya melalui PT Pos Indonesia. Penyaluran Bansos tahap pertama dan kedua, tidak semua warga terdata sebagai penerima, dapat bantuan.

“Ada penerima telah meninggal dunia, sudah pindah alamat, penerima ganda, maupun warga berstatus sosialnya sudah meningkat sehingga tidak layak menerima bantuan,” ungkapnya.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here