Murid SMPN 1 Demak Saat Ambil Ijazah Diduga Bayar Lima Puluh Ribu Rupiah

Sumaterapost.co – Demak . Pada hari senin tanggal 7 september 2020 SMPN 1 Demak menyerahkan Ijazah pada murid kelas 9 yang lulus .

Paparan sumber berita wali murid , “Sebelum tanggal 7 september para murid sudah diberikan informasi syarat dan waktu pengambilan ijazah , waktu pengambilan di urutkan sesuai absensi pada jam yang berbeda , datang ke sekolah wajib memenuhi protokol kesehatan cuci tangan bawa masker serta tidak boleh bergrombol, diinformasikan jangan lupa membawa uang lima puluh ribu rupiah untuk pembelian map ijazah , foto kopi dan ligalisir dan lain lain .
Yang tidak memenuhi ketentuan diatas tidak akan dilayani .

, “Juga diberitaukan bagi yang belum lunas SPI hari jumat 18 september melunasi , Tuturnya.

Pada hari kamis tanggal 17 september 2020 jam 11,30 wib kurang lebihnya awak media minta tanggapan kepada Kepala sekolah SMPN 1
Demak di ruang kerjanya , terkait kelulusan siswa , pembayaran map ijazah foto kopi ligalisir dan lain lain serta pelunasan SPI .

Tanggapan Kepala sekolah ,” pada tahun 2020 siswa kelas 9 lulus semua kurang lebih ada 339 siswa , terkait uang lima puluh ribu itu untuk pembayaran ganti ongkos cetak majalah , itu sudah terbiasa setiap tahunnya diadakan di sekolah . Untuk map ijazah biasanya kita bikin yang bagus , sekarang tidak bikin . Untuk ligalisir foto kopi ijazah gratis. Masalah kekurangan SPI tidak ada permintaan lagi.

,” Terkait ada kurangnya dana dan sisa dana pembuattan majalah saya belum tau , semua sudah ada yang jalankan. Untuk pemberitahuan penarikan uang lima puluh ribu rupiah sudah ada koordinasi ke Kadinas Pendidikan Demak , Tanggapnya.

Kadinas Pendidikan Demak yang merangkap dua Jabatan di Dinsos Kabupaten Demak di minta tanggapan awak media di Kantornya, Kadinas tidak mau menemuinya , tiba tiba keluar dari ruangan Kantor mengajak pergi drifernya keluar Kantor , dan awak media sudah menunggu hampir satu setengah jam degan tujuan klarifikasi.

Sampai berita ini diterbitkan Kadinas Demak hannya menjawab lewat via telpon ,” saya konfermasikan dulu .

Dan hari kamis tanggal 24 september 2020 awak media menunggu tanggapan dari Kadinas Demak belum ada tanggapan sama sekali. ( Windi Tim )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here