Muspika Petir Laksanakan Bimtek Budidaya Jahe Merah, Penguatan Ekonomi Masyarakat

SumateraPost.co, Aceh Timur – Mamfaat jahe merah memang sudah tak perlu diragukan lagi. Rempah-rempah yang terkenal lebih pedas dari jahe biasanya ini memiliki nama latin Zingiber officinale varietas Rubrum,(merdeka Com), Campuran manfaat jahe merah dan madu sangat baik untuk berbagai bahan pengobatan alami.
Perpaduan keduanya memberi senyawa dan vitamin yang lengkap untuk asupan tubuh. Berbeda dengan jahe pada umumnya, jahe merah memiliki ukuran lebih kecil, lebih pedas, dan identik sebagai bahan minuman dan bahan obat.

Jahe merah mengandung senyawa bermanfaat seperti shogaol, gingerol, zingeron, dan masih banyak lagi. Lengkapnya zat aktif yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit, tak heran manfaat jahe merah dan madu menjadi ramuan yang sangat digemari.
Tak boleh kelewatan memasukkan jahe dan madu dalam daftar menu harian Anda, nutrisi dan senyawa bioaktif bermanfaat kuat untuk tubuh dan otak. Itulah beberapa mamfaat jahe merah untuk kesehatan, termasuk baik untuk kesuburan pria.

Baca Juga :  Cegah Klaster Sekolah, Pemerintah Aceh Gelar GEMAS 2

Camat Peureulak Timur, Mukhtardin, S.Sos.M.Ap, dalam arahanya saat membuka Bimtek Budidaya Jahe Merah kepada Masyarakat serta Staf Kecamatan Peureulak Timur di Aula Kecamatan, Senin,(23 November 2020) menjelaskan, Ini suauatu yang yang penting untuk di fahami, bahwa pembudiyaan tanaman sejenis jahe merah di kalangan masyarakat karena hasil tanaman tersebut sangat dibutuhkan secara pangsa pasar dan kegunaanya secara umum juga bermamfaat sebagai bahan ramuan obat obatan ,” Kata Camat.
Selain pengembangannya juga dapat mendongkrak ekonomi masyarakat, dalam kondisi pandemi covid -19 tentu penguatan ekonomi harus dapat diseimbangkan dengan keadaan ,” Kata Mukhtardin. 

Baca Juga :  Sekda Aceh Pantau Pelaksanaan BEREH di Dinas Pertanian dan Perkebunan

Seperti yang disampaikan pemateri,  Khadafi, dalam arahanya, bahwa budidaya jahe yang kita edukasikan kepada masyarakat, beberapa  jenis Jahe, Jahe merah, Jahe Putih atau jahe Gajah, hal ini kita sampaikan untuk kegiatan iseng tapi dapat menghasilkan “, Katanya.

Khdafi juga mempraktekkanya cara median tanam jahe dengan mengunakan sekam bakar, dan kotoran ternak kambing atau sapi di aduk dipermentasi selama Dua Minggu pembuatannya, setelah itu dilakukan penyemaian tanam di polibek dan siap menunggu panen lebih kurang Delapan Bulan ,” Terang Khdafi.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Peureilak Timur, Mukhtardin, S.Sos, M.AP, Danramil Petir, Kapten, Arh, Nana Sutiana dan Kapolsek, Ipda.Mukhsin, SH,  Keuchik, para tokoh masyarakat, staf kantor Camat dan pemuda.(TB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here