Lampung Timur – Nelayan Desa Margasari Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur menggelar tradisi upacara adat dan sedekah laut yang dilakukan secara turun – temurun oleh masyarakat nelayan Kuala Penet, Jum’at (19/06/2026).
Arak – arakan puluhan perahu nelayan Kuala Penet yang dihiasi dengan warna warni dan bendera, kemudian beriringan membawa sesaji menuju titik pelarungan di tengah laut itu menjadi puncak kegiatan Nadran atau sedekah laut.
Kegiatan ini sebagai wujud rasa syukur para nelayan Kuala Penet Lampung Timur atas rezeki hasil tangkapan ikan yang melimpah dan memohon keselamatan saat melaut nantinya.
Kepala Desa Margasari Wahyu Jaya mengatakan, hari ini para nelayan disini menggelar Nadran atau tasyakuran laut, sebagai bagian kegiatan rutinan tahunan para nelayan Kuala Penet.
Saya sangat bersyukur atas suksesnya kegiatan ini. Hari ini kegiatan sedekah laut dari lingkungan masyarakat Kuala Penet dengan cara sederhana saja. Alhamdulillah sudah terlaksana dengan acara sederhana, “Kata Wahyu pada Kamis (18/06) kemarin.
Wahyu menerangkan, ini semua berkat kebersamaan seluruh masyarakat, tidak hanya dari Margasari saja akan tetapi juga dari Desa sekitar seperti Sukorahayu dan Karang Anyar.
Rutinitas sedekah laut di bulan Muharram ini digelar setiap tahun sekali. Sebenarnya ini lebih meriah dari tahun kemarin, dimana sebelumnya tahun lalu sangat sederhana sekali. Kali ini ada hiburan warga seperti kuda lumping, “Paparnya.
Wahyu menambahkan, kegiatan sedekah laut yang dilarung itu berupa hasil bumi dari masyarakat dengan memberi makan biota laut berupa nasi dan lauk pauknya serta kepala kerbau yang menjadi ciri kas Nadran.
Saya ucapkan ribuan terima kasih kesemuanya karena berjalan kondusif dan aman, serta saling hormat menghormati adat istiadat yang ada di negara kita ini. Dengan adanya rutinitas seperti ini, adat istiadat yang masih sangat membudaya dapat terus dilaksanakan,” Tutupnya




