Operasi Rapid Tes Di Banyumas

Sumaterapost.co,Banyumas-Kondisi wabah Covif-19 di Banyumas yg tak stabil ,untuk menanggulangi penyebaran nya akhirnya Bupati Banyumas Ahmad Husaen memutuskan untuk menjaga semua pintu masuk ke wilayah Banyumas mulai Rabu 20/1.

Melibatkan berbagai unsur seperti Satpol PP,DLLAJR ,TNI POLRI,Dinas Kesehatan  lakukan pemeriksaan terhadap masyarakat yg masuk Banyumas yg terbagi seperti di pintu  masuk Cilacap Banyumas (Buntu),Kebumen Banyumas (Tambak),Purbolinggo Banyumas Sokaraja,Banjarnegara Banyumas (Piasa) dll.(27/01/2021).

Baca Juga :  Pra TMMD, Dandim 0703/Cilacap Meninjau Lokasi TMMD di Desa Karangkemiri

Seperti yg terpantau SP di perbatasan Banjarnegara Banyumas(Piasa) semua kendaraan dilakukan pemeriksaan khususnya yg untuk memasuki Banyumas dg waktu lama kecuali hanya melintas untuk bisa memperlihatkan hasil rapid tes.Apabila terdapat yg masuk ke Banyumas dari luar yg tak nembawa bukti ,akan dilayani  Rapid tes ditempat dengan biaya mandiri.Dan apabila menolak akan dioersilahkan balik seperti yg terjadi sebuah pik up dari Jawa timur dg membawa dagangan yg terpsksa harus balik.Ketika sopir dokonfirmasi ternyata keberatan atas biaya rapid “pak saya jualan hasilnya berapa pak supaya rapid  dg kru saya yg tiga orang katanya 200 rb per orang,habis semua modal pak” katanya mending saya balik,imbuhnya dg paras menyesal.

Baca Juga :  Ultah Hari Jadi Banyumas ke 450 Nassirun Purwokartun Penulis Babad Banyumas begini.

Dengan penjagaan yg acak dan hanya dg waktu terbatas pada kenyataanya banyak yv bisa menerobos sast tak ada operasi apalagi yang tahu jalan tikus. (Karman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here