Operasi Yustisi Ganjil Genap, 7.900 Berpelat Genap Diputar Arah

SumateraPost, Bogor – Kepala Bagian Operasional (KabagOp) Polresta Bogor Kota Kompol Prasetyo Purbo mengatakan selama kegiatan ganjil genap, Sabtu (27/2/2021).

Tak kurang dari 7.900 kendaraan berpelat genap diputar arah dan 60 orang dikenai sanksi sosial serta 3 orang dapat denda administrasi.

“Penerapan ganjil genap ditujukan untuk mereduksi massa yang masuk ke wilayah Kota Bogor, sekaligus pencegahan kerumunan, mencegah Covid-19″ kata Kompol Prasetyo Purbo.

Baca Juga :  Rakor Lintas Sektoral Jelang Idul Fitri, Kapolri: Keselamatan Rakyat Hukum Tertinggi

Selama operasi yustisi menurutnya, sebanyak 7.933 kendaraan terjaring. Dari sekian banyak itu, terdiri dari 3.278 kendaraan roda empat dan 4.655 sepeda motor. Prasetyo juga menjelaskan, ada 60 orang dikenakan sanksi sosial dan 3 orang dapat sanksi administrasi.

“Ganjil genap menerapkan skala prioritas, di mana aktivitas masyarakat dalam bekerja, transportasi publik, sembako serta elemen Satgas Covid,” kata Prasetyo.

Baca Juga :  Mensos Temui Korban Bom Makasar dan Ahli Waris Korban Penembakan Papua

Dikatakan, operasi ganjil genap yang diizinkan masuk wilayah Kota Bogor, berlaku dari pukul 09.00 hingga 18.00 WIB. “Untuk kendaraan plat genap masih diizinkan masuk, sebelum pukul pukul 09.00 atau setelah pukul 18.00 WIB,” pungkasnya. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here