Pangdam II/Sriwijaya, Kangumi Konsep Wisata Tubaba

SumateraPost.co, (PANARAGAN) – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Agus Suhardi, kagum dengan konsep pembangunan di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang berbasis kebudayaan.

Kabupaten yang baru berumur 10 tahun tersebut, telah menunjukkan hasil pembangunan infrastruktur yang bernilai seni, mengadopsi budaya dan kelestarian lingkungan. Disebutkannya, seperti komplek Islamic Centre Masjid Baitussobur, Gedung Sesat Agung Bumi Gayo, komplek Kota Uluan Nguhik rumah panggung, dan Tugu Rato Nago Besanding, menjadi ikon serta destinasi wisata bagi masyarakatnya bahkan menjadi destinasi nasional.

“Ini pemimpinnya luar biasa, mempunyai nilai seni yang tinggi, karena mengubah kabupaten sampai menjadi seperti ini perlu keberanian,” kata Pangdam II Sriwijaya saat diwawancarai awak media didampingi Bupati Umar Ahmad, Wakil Bupati, Fauzi Hasan, Ketua DPRD, Ponco Nugroho, Waka II DPRD, S Joko Kuncoro, Danrem 043, Brigjen TNI Toto Jumariono, Kapolres, AKBP Hadi Saepul Rahman, di Kota Budaya Uluan Nughik, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Jumat (18/9/2020)

Menurutnya, dengan keindahan infrastruktur yang bernilai seni di Tubaba tersebut, terus menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang.

“Mudah-mudahan tempat ini akan menjadi destinasi wisata, dan penyangga Ibukota. Sebab dengan adanya akses tol, saat ini warga Ibukota mau ke Lampung begitu dekat, orang Palembang mau ke Lampung juga sudah dekat. Semoga Tubaba menjadi destinasi nasional,” ulasnya seraya berharap Tubaba akan lebih maju di bawah pimpinan Bupati, Umar Ahmad.

Panglima TNI Mayjen Agus Suhardi menjelaskan, kedatangannya ke Tubaba guna melaksanakan Bakti Sosial (Baksos) kepada masyarakat kurang mampu di kabupaten setempat di tengah pandemi Covid-19.

“Kami ke sini pertama mengadakan Baksos, dan ke dua bupati menunjukkan kepada kami betapa indahnya Tulangbawang Barat,” kata dia.

Dalam Baksos tersebut, Pangdam II Sriwijaya bersama Pemkab Tubaba membagikan sembako sebanyak 1000 paket, yang diberikan secara simbolis di Gedung Sesat Agung Bumi Gayo, Komplek Islamic Centre Tubaba usai shalat Jumat.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini,” harapnya.

Selain itu, Panglima TNI juga mengajak warga masyarakat di Kabupaten Tubaba untuk bersama dan bersatu melawan Covid-19 dengan cara mematuhi Protap kesehatan Covid-19 dengan hidup normal gaya baru (new normal).

“Masyarakat jangan takut dengan Covid-19, tapi harus waspada dengan melaksanakan protap kesehatan menggunakan masker, cuci tangan, dan menjaga jarak agar tidak tertular. Dengan melaksanakan ini berarti kita sudah memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” mintanya.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk yakin dan percaya dalam disiplin melaksanakan protap kesehatan, tidak perlu risau dan takut. Sebab, dengan kondisi tubuh yang tertekan akan menyebabkan imunitas tubuh tidak keluar, sehingga daya tangkal terhadap virus dan penyakit jadi berkurang.

“Selain melaksanakan Protokol kesehatan, mari berdoa agar secepatnya wabah pandemi Covid-19 meninggalkan kita, khususnya di Tubaba, sehingga perekonomian akan bangkit kembali, masyarakat semakin makmur, adil, dan merata,” tutupnya.

Pantauan di lokasi, seusai melaksanakan kegiatan Baksos tersebut, Mayjen TNI Agus Suhardi, dan Ketua Persit Kartika Candra Kirana (KCK) PD II/Sriwijaya, Shinta Agus S dan pejabat utama Kodam II/Sriwijaya, langsung berkunjung ke Kota Budaya Uluan Nughik dengan disambut Tarian Nenemo khas Tubaba. (Adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here