Panitia Kurban Bayung Lencir Borong Kontainer Pelepah Pinang

Sumaterapost.co, Bayung Lencir, Musi Banyuasin – Pada hari Raya Idul Adha 1442 H atau bertepatan Selasa, (20/7//2021) seperti biasa dilaksanakan pemotongan hewan kurban di Kecamatan Bayung Lencir. Istimewanya, tahun ini pembagian hewan kurban kepada masyarakat dilakukan secara door to door. Langkah ini ditempuh untuk menghindari kerumunan, seiring bertambahnya angka kasus positif di wilayah Kecamatan Bayung Lencir dan Muba secara umum.

Kekhasan lain pembagian daging kurban kali ini tak memakai wadah kontainer dari styrofoam putih ataupun kantong plastik melainkan memakai wadah berbahan pelepah pinang warna coklat dan diikat dg bahan non plastik.

Baca Juga :  PPKM Level IV Muba, Semua Warga Harus Patuhi Prokes

Panitia kurban Kecamatan Bayung Lencir, Drs Saelan Ikhsan membenarkan bahwa pembungkus daging kurban tersebut memang menggunakan pelepah pinang.

“Ini terbuat dari pelepah pinang, produksi warga Mendis, Kecamatan Bayung Lencir, mereka punya mesin cetak kontainer seperti ini, ada juga yang berbentuk piring. Yah sudah beberapa minggu belakang kami borong sebanyak data penerima daging kurban,” kata dia.

Baca Juga :  Update COVID-19 Muba: Bertambah 49 Kasus Sembuh, 40 Positif, 1 Meninggal Dunia

Sementara Camat Bayung Lencir, M Imron S.Sos MSi mengatakan penggunaan pelepah pinang dan dedaunan untuk membungkus daging kurban selain karena instruksi Bupati Muba H Dodi Reza Alex Noerdin, sekaligus untuk memasyarakatkan kerajinan pelepah pinang asli dari Bayung Lencir, asal Desa Mendis.

“Ya, harapan kita
pengrajin bisa mempunyai pasar lebih luas untuk hasil kerajinannya, dan masyarakat lainnya menjadikan penggunaan hasil kerajinan pelepah pinang ini untuk membungkus makanan, secara tidak langsung mengurangi penggunaan plastik.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Angkat Bicara Terkait Pemberitaan dan Laporan Warga Desa Sejangko ll

Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA untuk mengurangi penggunaan plastik agar Kabupaten Muba lebih ramah lingkungan, sekaligus menghemat pengeluaran panitia kurban menginstruksikan agar menggunakan pelepah pinang dan dedaunan.

“Sekarang juga kerajinan tangan dari Muba sudah banyak pesanan dari luar provinsi, yang sebagian dimanfaatkan oleh restoran dan rumah makan,”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here