Pansus Buka Ruang PDJT Dipailitkan, Neraca Keuangan Rugi Melulu

SumateraPost, Bogor – Panitia khusus (Pansus) DPRD Kota Bogor, buka ruang untuk mempailitkan Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) sepertinya, hidup segan mati pun tak mau. Neraca keuangan terus merugi.

Desakan itu, bukan tanpa alasan, ketimbang perusahaan plat merah milik Pemkot Bogor ini, merubah nomenklatur menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) dengan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) perubahan.

“Pansus buka opsi untuk mempailitkan PDJT ketimbang mengesahkan Raperda PDJT yang mengubah badan usaha milik Pemkot Bogor,” kata anggota Komisi II DPRD Kota Bogor, Shendy Pratama, Jumat (13/11/2020)

Shendy beralasan pada dasar naskah akademisi yang diterimanya. Disebutkan ada klosul mengatakan, neraca keuangan PDJT selama ini sulit bersaing dan diperbaiki. Neraca keuangan rugi melulu.

“Neraca keuangan PDJT, mengalami kerugian terus menerus, sulit rasanya untuk diperbaiki. Sehingga opsi pailit menjadi salah satu langkah pilihan,” ungkap Shendy.

Namun demikian tutur Shendy, pansus mencoba menelaah kaitan neraca keuangan dan tingkat kerugian yang ada di tubuh PDJT. Dia mengatakan, Raperda sudah diloloskan oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) tinggal melaksanakan saja.

Kondisi neraca keuangan PDJT saat ini masih dalam keadaan serba sulit. Pemkot Bogor, kesulitan untuk mengucurkan dana talangan, berupa dana penyertaan modal.

Namun demikian Shendy, berencana menggandeng akademisi untuk membuat naskah akademis, agar melihat peluang bisa tidaknya diloloskan Raperda PDJT ini.

Diberitakan Sumatera Post sebelumnya, Pelaksana tugas ( plt) Dirut PDJT Agus Suprapto, mengakui kondisi PDJT sudah menghawatirkan. “Bila ingin mengembalikan perusahaan ini seperti dahulu lagi sangat berat,” kata Agus saat ditemui di Dishub Senin (2/11/2020).

Menurutnya, PDJT tidak memiliki biaya oprasional, Pemkot Bogor tidak memberikan penyertaan modal, ditengah pandemi Covid- 19. “Jika dipaksakan, lebih besar pasak dari tiang. Bisa bisa bandar rugi” kata Agus.

Agus berharap, kedepan PDJT jangan hanya bergerak dibidang transportasi saja, tetapi juga bergerak di bidang yang dapat penghasilan lain dengan pengembangan usaha.

” Kita butuh waktu, karena PDJT saat ini, kondisinya sedang sakit” ucap Agus.(Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here