Parah, 10 Tahun Tak Tersentuh Jalan Alternatif Silangkitang-Rantau Selatan Rusak Berat

SumateraPost – Kondisi jalan alternatif Desa Ulu Mahuam dan Desa Rintis Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan menuju Rantau prapat tepatnya jalan lintas menuju kecamatan Rantau Selatan Kelurahan Sigambal hancur berlobang-lobang hingga sedalam lutut orang dewasa.

Hal ini dikeluhkan masyarakat pengguna jalan saat melintas pada Senin (23/11/2020) karena jalan kurang lebih sepanjang 8 kilo meter kondisinya sangat memprihatinkan dan berlobang.

Baca Juga :  Diduga Kelelahan, Sopir Cold Angkut Ampas Sawit Terobos Trotoar Jalan Hingga Sangkut

Salah satu warga Silangkitang M Suyanto (47) menjelaskan pada awak media ini sudah lebih kurang sepuluh tahun jalan utama Kecamatan Silangkitang Kabupaten Labuhanbatu Selatan menuju Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu terlihat seperti dibiarkan hingga akses jalan bagi pengguna hampir lumpuh.

“Sepuluh tahun kami sebagai warga Silangkitang merasakan jalan utama dengan kondisi berlubang-lubang seperti ini,” jelasnya.

Dikatakannya, ia memohon kepada bapak Bupati Labuhanbatu Selatan H Wildan Aswan Tanjung SH,MM melalui intansi terkait Dinas Pekerjaan Umum yang dikepalai Safii Simbolon agar melihat sekaligus merasakan kondisi jalan utama ini dan sesegera mungkinlah diperbaiki.

Baca Juga :  Penandatanganan MoU Rencana Peningkatan Jalan Penghubung Kabupaten Deli Serdang dengan Karo

”Toh… kami sebagai masyarakat memberikan hasil pendapatan pajak bumi dan lain-lain untuk masuk ke kas Daerah,” ungkapnya.

Kondisi jalan rusak itu sudah sering teejadi kecelakaan, warga yang melintas terjatuh.

“Tidak sampai tujuan eeh..malah sampe ke rumah sakit,” katanya.

Ada memang pembagunan jalan beberapa ratus meter dilakukan, akan tetapi belum maksimal.

Baca Juga :  Wasekjend DPP KNPI Sampaikan Duka Mendalam, Meminta SMGP Stop Sementara Aktivitas Pertambangan

Padahal jalan utama Kecamatan Silangkitang menuju Kecamatan Rantau Selatan akses arternatif penghubung tiga Daerah bagian Selatan Kecamatan.

Saat dikomfirmasi Kepala Dinas PUPR Safii Simbolon menggunakan seluller ke nomor handponenya tidak terhubung dan di Waatshap tersambung.

(Hendra Harahap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here