Paranormal Ki Gendeng Pamungkas Wafat, Tinggalkan Catatan Sejarah

SumateraPost, Bogor- Kabar duka beredar di grup WhatsApp (WA), paranormal Ki Gendeng Pamungkas diikabarkan meninggal dunia di Rumah Sakit Mulia, Bogor, hari ini, Sabtu (6/6/2020).

Meninggalnya Ki Gendeng Pamungkas tersiar di grup WA. Pesan berantai itu, menyebutkan kematian Ki Gendeng Pamungkas di rumah sakit Mulya Kota Bogor. Namun tidak disebutkan, apa penyebab kematian paranormal yang memiliki nama asli Imam Santoso.

“Telah berpulang ke Rahmatullah, Ki Gendeng Pamungkas”. Pukul 15:15 di RS Mulia. Jenazah akan di bawa ke Rumah Duka di Sawangan,” Demikian bunyi pesan di grup WA.

Informasi diperoleh, Ki Gendeng Pamungkas sebelumnya sempat dirawat di rumah sakit. Akibat penyakit yang dideritanya diabetes disertai penyakit jantung. Namun demikian belum diperoleh keterangan pasti apa penyebab kematian Ki Gendeng Pamungkas. Tiba tiba dikabarkan meninggal dunia.

Kematian paranormal kontroversial meninggalkan catatan sejarah. Meski, langkahnya terkadang mengejutkan berbagai pihak. Dia tak segan menyebutkan dirinya paranormal santet dan tersiar luas di dunia paranormal.

Saat kunjungan Presiden Amerika, George W Bush ke Indonesia dan akan diterima Presiden SBY di Istana Bogor, terjadi penolakan cukup hebat. Karena rasa simpati bangsa Indonesia, terhadap penindasan bangsa Irak yang telah di bombardir pasukan sekutu Amerika Serikat dalam perang teluk dan melibatkan banyak sekutu Amerika.

Disaat itu pula, Ki Gendeng Pamungkas unjuk gigi sebagai simbul penolakan terhadap kunjungan George W Bush ke Indonesia. Ki Gendeng Pamungkas mengorbankan burung gagak hitam Kalimantan, dijadikan tumbal untuk menyantet Presiden Amerika, sebagai bentuk penolakan yang disiarkan langsung salah satu TV swasta.

Banyak cerita kontroversial lain dan menarik tentang Ki Gendeng Pamungkas. Namun demikian akan menjadi catatan sejarah penting bagi warga Kota Bogor. Karena Ki Gendeng salah satu warga Bogor Tengah.

“Kini Ki Gendeng Pamungkas telah tiada, menghadap Sang Khaliq semoga dapat tempat terbaik disisiNya. Keluarga yang ditinggalkan dapat ketabahan dan ikhlas” kata sahabat karib Ki Gendeng Pamungkas Unitario Harjanto. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here