Pasca Banjir, Areal Tambak Rusak dan Warga Mengalami Kerugian

SumateraPost,co. Aceh Timur – Hujan deras sejak dua ninggu yang mengakibatkan banjir di sejumlah gampong ( Desa) di Kecamatan Peureulak, Aceh Timur bersamaan pasang besar air laut mengakibatkan sejumlah kawasan terendam air banjir pun tak terelakan, sejumlah warga terdampak musibah banjir, tak hanya pasilitas umum dan rumah warga teremdam, namun areal persawahan juga berdampak, termasuk sejumlah pertambakan milik warga terimbas dari meluapnya air, puluhan hektar tambak di sejumlah desa di Kecamatan tenggelam parahnya lagi pematangan tambak hancur mengakibatkan usaha ikan bandeng dan udang masyarakat lepas.

Baca Juga :  PT Medan Smart Jaya Bantu Perbaiki Jalan Amblas di Wilayah Kecamatan Serbajadi

Pantauan media ini, di lokasi Gampong Matang Peulawi dan Gampong Pasir Putih, Selasa ( 08 Desember 2020) di perkirakan puluhan bahkan ratusan hektar tambak masyarakat tidak dapat berfungsi dan ternak ikan dan udang milik warga habis hanyut terbawa air, tak terhitung kerugian diperkirakan, tapi yang pasti petani tambak jelas merugi.

Menurut keterangan dari Barmawi selaku Keuchik Gampong (Kades) Matang Peulawi menyebutkan akibat musibah banjir tersebut jumlah warga mengalami kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah termasuk rusaknya sejumlah pematangan tambak, ikan dan udang lepas dan mati , ” Sebut Barmawi.
Sama hal yang di sampaikan Keuchik Pasir Putih Kecamatan Peureulak, Fadli Sulaiman, di wilayahnya juga berdampak hal yang serupa, sejumlah areal tambak milik warga mengalami musibah oleh karena air bah karena hujan terus menerus dan mengakibatkan banjir, oleh karenanya pihaknya berharap perhatian instansi terkait dapat membantu untuk pemulihan areal tambak yang pada umumnya telah rusak pasca banjir “, Kata Fadli Sulaiman.

Baca Juga :  Kepsek SMK Negeri 1 Simpang Ulim Laksanakan Pelepasan Siswa Prakerin

Senada dengan itu Kepala Dinas Perikanan Kebupaten Aceh Timur Ir. Syahwaluddin saat di konfirmasi melalui telepon menyatakan tim sudah diturunkan ke lokasi untuk meninjau lansung, dimana lokasi tambak masyarakat yang terdampak banjir, kepada Keuchik Gampong di minta untuk dapat mengirimkan data tambak Masyarakat yang terdampak akibat musibah yang sedang terjadi dan kami akan mengupayakan agar bisa membantu meringankan beban kerugian masyarakat.

Baca Juga :  Bappeda Aceh Timur Gelar Rakortek Pembangunan Daerah 2022

Untuk itu kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak berputus asa dan tetap berusaha membenahi segala sesuatunya agar ekonomi masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya,” Kata Syawaluddin. (TB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here