PDJT Dibiarkan Sekarat, Penyertaan Modal Distop

SumateraPost, Bogor – Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Kota Bogor, sepertinya hidup segan mati pun tak mau. Perusahaan angkutan penumpang plat merah milik Pemkot Bogor itu, seakan “dibiarkan” sekarat.

Pelaksana tugas ( plt) Dirut PDJT Agua Suprapto, mengakui kondisi PDJT sudah menghawatirkan. “Bila ingin mengembalikan perusahaan ini seperti dahulu lagi sangat berat,” kata Agus saat ditemui di Dishub Senin (2/11/2020).

Menurutnya, PDJT tidak memiliki biaya oprasional, Pemkot Bogor tidak memberikan penyertaan modal, ditengah pandemi Covid- 19. “Jika dipaksakan, lebih besar pasak dari tiang. Bisa bisa bandar rugi” kata Agus.

Agua berharap, kedepan PDJT jangan hanya bergerak dibidang transportasi saja, tetapi juga bergerak di bidang yang dapat penghasilan lain dengan pengembangan usaha.

” Kita butuh waktu, karena PDJT saat ini, kondisinya sedang sakit” ucap Agus.

Agus menegaskan, PDJT Kota Bogor saat ini memiliki 40 unit bus bantuan Kementerian Perhubungan. Kini kondisinya tinggal 16 unit yang bisa dioprasionalkan.

“PDJT dapat bantu 10 unit pada tahun 2017, ada 6 unit kita rekondisi dari 30 unit bantunan tahun 2007 dan 2008 dan yang liannya sudah tidak laik jalan,” ungkap Agus.

Agus berharap,PDJT dapat mengembalikan masa kejayaannya, sebagai perusahaan sehat. Meski untuk kearah itu terasa berat. Karena kedepan yang dihapat beragam yang harus segera diselesaikan terutama beban hutang.

“Insya Allah kedepan kita benahi PDJT bisa kembali beroperasi secara normal” tegas Agus. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here