Pekerjaan Break Water Di Lampulo Hanya Tinggal Finising

Sumatrapost – Pelaksanaan lanjutan Pembangunan Break Water sisi B PPS Kutaraja di Lampulo sekarang tinggal finising “pekerjaannya sudah mencapai sembilan puluh persen, Sekarang hanya tinggal tahap finising saja,”

Demikian dikatakan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh, DR, Ir, Ilyas M. P melalui Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Kutaraja Oni Kande kepada Wartawan diruang kerjanya. Rabu (2/12/2020).

” Saat ini pekerjaannya terus dipacu diperkirakan akhir desember 2020 ini sudah selesai dikerjakan.’ Ujar Kepala UPTD PPS Kutaraja itu.

Baca Juga :  Bupati Rocky dan Kepala BPBAP Ujung Bate Cek Kesiapan Kawasan Shirmp Estate

Ditambahkannya, Pembangunan Lanjutan Break water sisi B PPS Kutaraja di Lampulo Kota Banda Aceh sanggat perlu,
Sebab pada saat pasang atau pada waktu cuaca buruk air laut masuk ke dalam kolam dan kapal kapal berbenturan.
Tapi dengan selesainya Break water tersebut kita mengharapkan tidak terjadi lagi.

Kemudian, kepala UPTD PPS Kutaraja menyatakan juga bahwa Break Water tersebut dibangun pada masa BRR dulu, sedangkan sekarang hanya menambah dan melanjutkan kekurangan yang dibangun oleh BRR Waktu stunami ditahun 2004 lalu.

Pembangunan kelanjutan Break Water tersebut dibiayai dengan Dana bersumber dari APBA Tahun 2020 senilai Rp 18,2 Milyar.

Baca Juga :  Bupati Rocky dan Kepala BPBAP Ujung Bate Cek Kesiapan Kawasan Shirmp Estate

Dengan selesainya perkejaan Break water ini kedepannya tidak ada lagi penambahan break water, paling untuk perawatan dan pemeliharaan aja, jadi untuk penambahan break water sudah selesai seratus persen.
Kata kepala Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Kutaraja Oni Kande, nambahnya lagi

Harapan kita kedepan dengan sudah memadai break water ini kita harapkan akan ada lebih banyak lagi kapal yang bisa berlabuh dipelabuhan kita.

Dengan bertambahnya kapal yang berlabuh dipelabuhan Lampulau, semoga pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat meningkat, dan begitu juga dapat dijadikan sebagai tempat pariwisata bagi masyarakat, baik masyarakat lokal mau masyakat luar.

Baca Juga :  Bupati Rocky dan Kepala BPBAP Ujung Bate Cek Kesiapan Kawasan Shirmp Estate

Menurut pantauan Wartawan Sumatrapost, Chaidir dilapangan tidak terlihat lagi alat alat berat dan lalulalangnya truk truk yang membawa material ditempat proyek.
Yang terlihat ditempat tersebut hanya orang orang sedang memancing ikan di kolam tersebut.
Begitu juga ombak di dalam kolam tidak besar dan airnya tenan, cukup p.as di jadikan tempat mancing ikan. ( Chaidir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here