PESISIR BARAT – Diakhir September 2023 lalu, ratusan masyarakat muslim Pekon Sumur Jaya, Kecamatan Pesisir Selatan menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1445 H/2023 M. Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW itu dipusatkan di Masjid Al Mannar Pekon Sumur Jaya.
Rahmad, Peratin Sumur Jaya, dalam sambutannya mengucapkan selamat memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW.
“Semoga kita selaku umatnya, bisa menjadikan Rasullullah SAW sebagai teladan,” harap Peratin.
Dikatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang kita laksanakan setiap tahunnya bertujuan bukan hanya sebagai ritual tahunan semata, akan tetapi menjadi satu momen untuk semakin mempertebal keimanan kita. Ada banyak hikmah dan pelajaran dari perjuangan Nabi Muhammad Saw yang dapat kita petik bagaikan mata air yang tidak pernah kering. Semakin kita dalami maka semakin terasa pula agungnya nilai – nilai luhur ajaran islam. Nilai – nilai luhur itulah, yang mampu membimbing kita untuk menapaki kehidupan di dunia.
Setiap kali kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kita diingatkan kembali akan perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan syiar Islam.
“Mari kita jadikan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk mengevaluasi, sejauh mana uswatun hasanah yang melekat pada diri Rasulullah SAW, dapat kita teladani dan laksanakan dalam kehidupan sehari – hari, sekaligus untuk merubah perilaku kita ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
Rahmad menambahkan, esensi dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sesungguhnya untuk meneladani setiap pikiran, ucapan yang cerdas dan jernih, ucapan yang santun dan lembut serta tindakan yang arif dan bijaksana. Itulah perilaku yang diwarnai oleh akhlak mulia-akhlaqul karimah, akhlak mulia yang mampu menebarkan rahmatan lil alamin, memberi rahmat bagi semesta alam.
“Peringatan Maulid Nabi jangan hanya sekedar memperingati tetapi harus di implementasikan dan kita aplikasikan dalam kehidupan sehari- hari”, ujar Rahmad.
Selain pemuka agama, turut hadir dalam peringatan maulid Nabi Besar Muhammad SAW tersebut, diantaranya Muhidin penceramah asal Pesisir Selatan, tokoh adat, tokoh masyarakat dan undangan lainnya. Gus




