Pelaksana Bimtek Geuchik Dituduh Suap Wartawan, Ini Pakta Sebenarnya

Langsa, SumateraPost – Gonjang ganjing permerhati masyarakat yang marginal tentang pelaksanaan Bimbingan Tehnis (Bimtek) untuk para Geuchik (Kepala Desa) dan aparaturnya dalam wilayah Kota Langsa, Aceh, yang dilaksanakan beberapa hari lalu di Banda Aceh, belum selesai dibicarakan oleh pemerhati masyarakat marginal Kota Langsa, tidak di ketahui apa maksudnya diklaim bahwa Bimtek itu salah.

Seharusnya Bimtek ini sangat perlu dilakukan supaya para geuchik (Kepala Desa) dan aparaturnya lebih memahami tata cara pelaksanaan pembangunan pedesaan di kota kota Langsa, supaya Kota Langsa lebih maju di bandingkan dengan Kota tetangganya.

Lembaga pelaksana Bimtek para geuchik (Kepala Desa) yang diwakili EDDY MUKHTI. SE. M. AP, yang dituduh suap wartawan Kepada Sumatera post.co.Biro Kota Langsa, Minggu, 21 Februari 2021, mengatakan ‘Saya yang ajak jumpa Saudara AB via WhatsApp dengan tujuan agar tidak salah dalam pemberitaan (bukti Wharshapp), Kemudian saat berjumpa dengannya saya membawa berkas dan menunjukan semua legalitas lembaga. Menerangkan bahwa kegiatan Bimtek yang yang dilaksanakan tidak melanggar aturan dan juga Saudara AB menanyakan apakah Lembaga saya Mempunyai Rekom dari Kemedagri dan saya jawab Rekomendasi dari Kemendargri Hanya Khusus untuk Bimtek Khusus Percepatan Penataan Kewenangan Desa sebagai mana tersebut dalam surat Edarab Kemendagri No. 140/8120/SJ Tanggal 19 Agustus 2019 dan surat edran tersebut saya Kirim Ke wharshapp Saudara AB dan saya tanyakan apakah masih ada yg mau ditanyakan dan Saudara AB mengatakan sudah cukup jelas dan terkahir sebelum selesai pertemuan foto bersama

Baca Juga :  Kadis DHL Kota Langsa Himbau Pemilik Ternak

Faktanya tidak terjadi penyuapan terhadap saudara AB, Sumatera post.co ikut melihat pada saat terjadi pertemuan saudara AB dengan Eddy Mukti di salah satu cafe, tidak ada negosiasi apapun disitu, namun sudah menjadi tradisi setiap ada pertemuan atau silahturahmi dengan siapa saja memberi bantuan dan bukan di katakan suap, kalo pun terjadi suap pada saat itu Sumatera post.co mempersoalkan pertama kali, dan Eddy Mukti memberi sedikit bantuan sebagai pemanis pertemuan dan tidak ada maksud lain serta tidak ada penolakan dari saudara AB.

Baca Juga :  Pemkab Atim Ikuti Rakor Penanganan Covid-19 Secara Virtual Dengan Pemerintah Aceh

Eddi Mukti menyebutkan juga tidak ada penolak dari saudara AB atas bantuan dan terima serta tidak ada pembicaraan agar jangan ada pemberitaan justru dengan keterangan data yang diperlihatkan secara terang menderang seharusnya AB memberitakan apa yang sudah dia lihat dan dia dengar. Kalau ada sogok menyogok tentu ada kesepakatan nominal dll, Kata Eddi Mukti.

Dalam peraturan Menteri desa nomor 13 tahun 2020 tentang prioritas Dana Desa 2021,tidak ada larangan bagi Aparatur Gampong untuk mengikuti pelatihan dengan pihak ketiga jika sumber dananya dari Dana Desa. Yang dilarang menggunakan pihak ketiga adalah pelatihan bagi masyarakat Gampong. Namun jika sumber dananya dari Alokasi Dana Gampong (ADG) maka sah-sah saja masyarakat atau aparatur gampong ikut pelatihan, selama disepakati dalam musyawarah desa dan tidak ada larangan dalam peraturan walikota. Peningkatan kapasitas aparatur desa juga menjadi bagian prioritas penggunaan dana desa.

Baca Juga :  Tanah Milik Pemkab Aceh Timur Dikapling Warga

Terkait dengan penggunaan Dana Desa yang bersumber dari APBN dalam peraturan Menteri keuangan nomor 222 tahun 2020 juga dibolehkan untuk digunakan untuk kegiatan diluar prirotas penggunaan Dana Desa, selama Gampong sudah memenuhi prioritas utama Dana Desa yaitu BLT Desa untuk 12 bulan. Dan jika tidak mematuhi aturan PMK ini maka dikenakan sangsi oleh kementrian keuangan berupa pemotongan Dana Desa sebesar 50% untuk penyaluran Danan Desa Tahun 2022.

Jadi dalam hal ini terkait dengan keikutsertaan Aparatur Gampong dalam bimtek tidak menyalahi aturan yang ada. Apalagi tema bimtek tentang kesiapsiagaan GAmpong dalam penanganan Covid-19, ini juga menjadi salah satu prioritas utama yg diatur dalam permendes 13 tahun 2020.(Mustafa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here