Pemanggilan ke Tujuh PK Partai Golkar Dianggap Membodohi Kader

Sumatera Post, Pringsewu – “Saya sejak tahun 1971 sudah jadi Pimpinan Kecamatan Partai Golkar di Kecamatan Ambarawa, tapi baru kali ini rencana Musda pemilihan Ketua Golkar Kabupaten di giring oleh oknum DPD 1Partai Golkar Lampung, berarti ini membodohi kader, dan melanggar AD ART Partai Golkar, ujar Sudiono Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu kepada Sumatera Post, Senin (14/9).

Kami ke tujuh PK pernah menghadap Sekretaris Golkar Lampung, Ismet Roni jauh-jauh sebelum Musda, kami ketujuh PK menyampaikan agara ada perubahan kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Pringsewu, karena selama ini kami menilai ketua Partai Golkar Kabupaten Pringsewu tidak bisa memimpin, tidak pernah ada pengkaderan partai, ujar Sudiono.

Waktu kami menghadap Ismet Roni, dia menyatakan, trimakasih atas aspirainya dan akan dibuka musyawarah secara demokrasi dan selebar-lebarnya, namun dalam perjalanannya berbeda dengan ucapan yang disampaikan. Ungkap Sudiono.

Sudiono menambahkan, Partai Golkar adalah partai yang menjunjung tinggi Demokrasi, tetapi mengapa ada oknum Pengurus DPD Partai Golkar Propinsi Lampung, justru mempengaruhi kami kami untuk memilih calon yang kami anggap tidak mampu memimpin, sekali lagi kami tolak dan lawan atas arahan Pimpinan DPD 1 Partai Golkar Lampung, kami ingin demokratis dalam musda ujar Sudiono.

Senada dengan Gopar, kami ini sudah mau pensiun, agar pemilihan dalam musda nanti benar-benar aspirasi para kader, jangan kami paksakan, karena kami ingin ketua Partai Golkar di Kabupaten Pringsewu benar-benar yang berkualitas dan bisa memimpin, ujar Gopar.

Sementara itu Sekretaris Partai Golkar Propinsi Lampung, Ismet Roni, saat dikonfirmasi melalui HP Minggu (13/9) mengatakan, jika dalam musda ada polemik dan berbeda aspirasi maka akan diselesaikan satu tingkat diatasnya, dan akan diselesaikan secara musyawarah untuk mufakat dan hasilnya adalah merupakan kebijakan Partai Golkar, ujar Ismet Roni.

Menyikapi komentar Sekretaris Partai Golkar Lampung, Ismet Roni, Ketua PK Kecamatan Banyumas, Leli Irawan mengatakan, Musda Belum berjalan, dan Pendaftaran Calon belum dibuka kok sudah suruh musyawarah, apa-apaan ini, seharusnya pimpinan memberikan contoh demokrasi yang benar, ujar Leli Irawan kepada Sumatera Post, Senin (14/9). (ndy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here