Tubaba – Forkopimda Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Senin (02/02/2026). Rakornas ini dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”.
Dalam taklimatnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar program prioritas nasional dapat diterjemahkan menjadi kebijakan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu penekanan utama Presiden adalah persoalan penanganan sampah, yang dinilai serius dan berpengaruh langsung terhadap sektor pariwisata nasional.
“Kita ini sekarang harus menyatakan perang terhadap sampah. Sampah itu bencana, sampah itu penyakit,” tegas Presiden Prabowo di hadapan seluruh kepala daerah.
Presiden menyampaikan bahwa pariwisata tidak akan berkembang jika kota dan desa masih kotor. Padahal, sektor pariwisata merupakan salah satu penyerap tenaga kerja terbesar dan relatif murah dalam pengembangannya. Ia mencontohkan kondisi sejumlah destinasi wisata, termasuk Bali, yang mendapat sorotan akibat persoalan sampah.
Presiden pun mendorong kepala daerah untuk menggerakkan seluruh elemen, mulai dari pelajar, aparatur sipil negara (ASN), hingga TNI dan Polri, dalam membangun budaya gotong royong dan kebersihan lingkungan.
Selain isu kebersihan, Presiden Prabowo juga menyampaikan visi besar peningkatan kualitas hidup rakyat Indonesia.
“Kita tidak bermimpi jadi negara kaya seperti Norwegia. Kita ingin kualitas hidup rakyat baik. Makan cukup, sehat, sekolah baik, penghasilan cukup,” ujar Presiden.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah menyiapkan fondasi melalui swasembada pangan dan energi sebagai syarat utama kemandirian bangsa. Presiden menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapainya, termasuk melalui optimalisasi komoditas strategis seperti kelapa sawit.
Presiden juga menyoroti upaya pemerataan ekonomi melalui berbagai program prioritas, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan cadangan beras pemerintah, peningkatan akses pendidikan di daerah terpencil, serta pembangunan infrastruktur ekonomi di wilayah pesisir dan perdesaan.
Melalui keikutsertaan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menegaskan komitmen untuk mendukung penuh program prioritas nasional, memperkuat sinergi lintas sektor, serta mendorong percepatan pembangunan daerah demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan Indonesia Emas 2045.( Jas )




