PEMKOT IKUTI TAHAPAN UJI PUBLIK KIP AWARD 2020

Kota Magelang SumateraPost.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang, Joko Budiyono, hadir mewakili Wali Kota dalam pemaparan program-program penanggulangan Covid-19 di Kota Magelang dalam rangka Uji Publik “Keterbukaan Informasi dalam Masa Pandemi Covid-19” oleh Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah.

Uji Publik yang dilaksanakan mulai 24 November-26 November 2020 ini dipandu langsung oleh Ketua KIP Jawa Tengah, Sosiawan. Pemkot Magelang bersaing dengan 18 pemerintah daerah se-Jawa Tengah untuk menjadi yang nomor satu dalam hal pengelolaan informasi publik.

Baca Juga :  Matahari Singosaren Plaza Jadi Incaran PPKM Babinsa Kemlayan

Dalam paparannya, Joko Budiyono menyampaikan beberapa hal terkait dengan kebijakan, strategi, keterbukaan anggaran dan inovasi yang sudah terlaksana untuk penanggulangan Covid-19 di Kota Magelang.

Dalam sesi tanya jawab, Irma Hidayana yang merupakan salah satu dewan juri menanyakan terkait akses data, kapasitas dan jumlah spesimen tes Covid-19 di Kota Magelang. Menanggapi hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, dr. Majid Rohmawanto mengatakan bahwa pemeriksaan tes PCR di Kota Magelang sudah melampaui lebih dari 200 persen jumlah standar pemeriksaan rekomendasi dari WHO.

Baca Juga :  Kasdim Pimpin Apel Pagi Anggota Kodim 0712/Tegal

“Sebagai gambaran, sejak sekitar pertengahan Agustus sampai sekarang, sudah lebih dari 4.000 pemeriksaan dilakukan. Jadi kalau kami rata-rata, satu minggu itu target dari WHO adalah 122 tes PCR, kita sudah melakukan rata-rata 315 pemeriksaan swab setiap minggunya,” jelasnya.

Sekda Kota Magelang yang juga sebagai Ketua Pelaksana Harian Satgas Covid-19 Kota Magelang, menekankan bahwa aspek kesehatan menjadi prioritas utama dalam penanganan Covid-19. “Kami mempunyai pemahaman bahwa masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 baik yang bergejala maupun tidak, kami tangani secara langsung,” ungkapnya.

Baca Juga :  Anggota Siaga Kodim Tegal Melaksanakan Operasi Malam Prokes Covid-19

Ajang kompetisi keterbukaan informasi publik ini mendorong pemda termasuk pemkot Magelang untuk selalu senantiasa mengoptimalkan perannya sebagai badan publik agar selalu memberikan akses seluas-luasnya bagi masyarakat dalam menghadirkan informasi publik yang informatif. (Diskominsta/sugiarto).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here