Pemprov Lampung Berperan Dalam Mensukseskan Proyek Strategis Nasional

Sumaterapost.co – Pemerintah pusat saat ini sedang gencar dalam menjalankan proyek strategis nasional  (PSN). Khusus di Lampung, terdapat tiga proyek yang termasuk dalam PSN.

Ketiganya adalah pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Bakauheni-Terbanggi Besar dan Terbanggi Besar-Pematang Panggang. Kemudian, pembangunan dan pengembangan Bandara Radin Inten II Lampung Selatan serta pembangunan waduk di dua kabupaten yakni Lampung Timur dan Pringsewu.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setprov Lampung Hamartoni Ahadis mengatakan, dari ketiga PSN tersebut Pemerintah Provinsi Lampung turut berperan dalam menyukseskan pembangunannya.

“Jadi, keliru kalau ada yang mengatakan bahwa pemprov hanya mengaku proyek pusat. Karena semua proyek itu tetap ada campur tangan pemprov dan memang pemprov ada peran di sana (3 PSN),” kata Hamartoni dalam rilis, Rabu (18/10/2017).

Untuk proyek pembangunan jalan tol, Hamartoni membenarkan, jika dana yang digunakan dari APBN. Namun demikian, perencanaan dan studi dilakukan sejak lama. Dalam beberapa kesempatan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, kata Hamartoni, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo selalu menyampaikan agar ada PSN yang masuk ke Lampung.

“Itu (jalan tol) adalah cita-cita lama. Pak Presiden (Joko Widodo) juga memang menginginkan agar ada suatu konektivitas di Pulau Sumatera, mulai dari Aceh sampai Lampung,” papar Hamartoni.

Mendapat respon yang bagus dari presiden, lanjut Hamartoni, Gubernur Lampung langsung membentuk tim percepatan pembangunan jalan tol. Sampai akhirnya, terbentuklah dua tim yang ketika itu diketuai oleh Asisten Bidang Pemerintahan (ketika itu dijabat Tauhidi) dan Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan, Adeham.

“Karena jalan tol itu dibagi dua koridor, maka dibentuk dua tim. Sampai saat ini, pemprov sudah memfasilitasi pembebasan lahan, dan bahkan sudah mencapai 90 persen atau 227 kilometer (km) dari target 252 km,” jelas mantan Sekkab Lampung Utara tersebut.

Tidak hanya itu, menurut Hamartoni, pembangunan proyek jalan tol tersebut tidak akan bisa lancar jika tidak ada koordinasi antar forkopimda. Oleh karena itu, terus Hamartoni, gubernur Lampung melakukan koordinasi dengan para forkopimda Lampung agar proses pembebasan lahan bisa berjalan lancar.

“Bahkan, usai groundbreaking yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo langsung, Pak Gubernur mendapat apresiasi karena proses pembebasan lahan yang terbilang cepat. Sampai sekarang tim masih bekerja, hingga nanti akhirnya target yang ditetapkan, 2018 (proyek tol selesai) bisa tercapai.,” tutur Hamartoni.

Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Lampura tersebut menerangkan, untuk pembangunan dan pengembangan Bandara Radin Inten II, Pemprov Lampung juga turut andil. Investasi yang ditanamkan pemprov, ujar Hamartoni, sudah sejak 2011 hingga saat ini.

“Mulai dari pembebasan lahan sampai perpanjangan landasan pacu. Untuk pembebasan lahan itu, pemprov sudah melakukan sampai 145 hektare. Untuk nilainya, pembebasan lahan itu mencapai Rp 274 miliar, pembangunan fisik Rp 130 miliar, dan perencanaan Rp 4 miliar. Jadi total investasi pemprov di sana (Bandara Radin Inten II) mencapai Rp 408 miliar,” terang Hamartoni.

Sementara untuk peningkatan status menjadi bandara internasional, menurut Hamartoni, saat ini pemprov masih berusaha melengkapi administrasi. Termasuk juga untuk peningkatan status bandara menjadi embarkasi langsung

“Kami harapkan 2018 itu sudah bisa embarkasi penuh. Saat ini pemprov sedang berupaya melengkapi sarana prasarana dan fasilitas asrama haji, sebagai salah satu persyaratan yang diberikan oleh Kementerian Agama,” ucap Hamartoni.

Terakhir, lanjut Hamartoni, adalah pembangunan waduk di dua kabupaten, yakni Lampung Timur dan Pringsewu yang saat ini masih dalam proses pembangunan.

“Jadi tidak benar kalau pemprov hanya mengklaim proyek pusat. Karena pemprov memang memiliki peran dalam PSN. Lagipula, proyek-proyek itu sudah tertuang pula dalam RPJMD. Semoga penjelasan ini bisa mencerahkan masyarakat,” tandas Hamartoni. (R)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here