Penerima Dana BLT Kabupaten Pasaman Merasa Dianak Tirikan

PASAMAN Sumaterapost.co – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman telah mengeluarkan Surat dengan Nomor 4142661/DPM/2020. Salah satu isi dari surat tersebut adalah seluruh Nagari yang ada di Pasaman wajib membayarkan dana BLT tahap ll.

Dengan sumber Dana yang di wajibkan oleh Sekda tersebut adalah dari Dana Desa dan wajib disalurkan.

Namun anehnya, Nagari diwajibkan bayar BLT tahap ll. Sementara dana BLT Kabupaten Pasaman untuk tahap Satu saja, baru satu bulan tersalurkan.

Seyokyanya kabupaten Pasaman juga  memyalurkankan dana BLT tahap pertama sampai tiga bulan, namun hingga sekarang dana BLT tahap pertama dari dana kabupaten Pasaman masih belum tuntas untuk tahap l, Sementara Nagari diwajibkan bayar BLT tahap ll.

Sementara masyarakat masih sangat berharap dana BLT kabupaten tahap pertama dapat terselesaikan sampai tiga bulan seperti BLT Pusat, Provinsi dan Nagari.

Apalagi sekarang wabah corona semakin meningkat di Pasaman akhir-akhir ini, banyak terindikasi positif corona. Sudah tentunya semua kegiatan masyarakat dibatasi, ujung-ujungnya ekonomi masyarakat semakin lemah karena tidak bisa beraktivitas seperti biasa.

Wakil ketua DPRD Pasaman Danny lsmaya Dt Sandaran sangat mendukung untuk penambahan bulan berikutnya dana BLT yang dari kabupaten, karna baru satu bulan dicairkan Pemda Pasaman.

Dengan terjadinya ketimpangan dan belum terujudnya pemerataan sesama masyarakat Pasaman, kami akan terus menyuarakan. Kita tau, keuangan kita sangat minin dan paling rendah dibanding kabupaten lain yang ada di provinsi Sumatera Barat.

Danny Ismaya juga heran, sampai sekarang dana covid 19 belum ada laporan sama DPR entah kemana di belanjakan, diperuntukan untuk apa. Kita dari DPR maunya anggaran covid harus detil dan transparan, namun sepertinya dana covid ini tidak transparan.

Apa salahnya Dana covid itu transparan, karna uangnya dari rakyat dan untuk rakyat, katanya.

Menurut salah seorang masyarakat kecamatan Panti inisial EN, kami tidak terdaftar di data penerima BLT Pusat, Provinsi dan Nagari, jadi kami diokomodir  oleh data penerima BLT kabupaten. Namun sayang, kami baru menerima satu bulan sebanyak Rp 600.000, sementara, bagi yang terdaftar di data BLT Pusat, Provinsi dan Nagari rata – rata telah menerima tahap 1 sebanyak 3 bulan dengan jumlah Rp 1.800.000.

Bahkan, seperti penerima data BLT Pusat sudah ada penambahan kembali tahap ll, lah, kami tahap satu saja, belum 3 bulan.

Di mana letak keadilan yang selalu didengungkan dan tertuang dalam Pancasila sila ke 5 berbunyi, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Apa ini tidak berlaku bagi kami, apa kami bukan rakyat Indonesia, sehingga kami sesama rakyat Indonesia, masyarakat Pasaman khususnya kok dibeda – bedakan, katanya.

Tempat terpisah masyarakat kenagarian Panti Selatan Guswandi mengutarakan, kami sebagai masyarakat yang patuh, sangat berharap kepada Pemda Pasaman, Perdulilah kepada kami masyarakat lemah, kami sangat butuh dana BLT tersebut.

Semoga dalam waktu dekat Pemda Pasaman menyalurkan dana BLT tahap 1 bulan ke ll dan lll, karna itu sangat berarti bagi kami, pintanya.

Ewin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here