Penularan Covid- 19 di Kota dan Kabupaten Bogor, Terjadi Tren Naik

SumateraPost, Bogor — Penularan Kasus positif Covid- 19, di dua wilayah Kota dan Kabupaten Bogor cenderung naik dan tercatat 2.341 jiwa, dengan rincian di tingkat kabupaten 1.333 dan di kota Bogor tembus diangka 1.008 kasus hingga Sabtu (19/09/2020).

“Terdapat tambahan 35 kasus konfirmasi positif baru, 27 kasus sembuh dan tambahan 30 kasus suspek,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah dalam keterangan pers Sabtu (19/9/2020).

Syarifah menjelaskan, dari 35 kasus positif itu, terbanyak berada Kecamatan Cileungsi yakni 17 orang, Jonggol 8 orang. Kasus positif yang sembuh dalam sehari sebanyak 27 orang dari 12 kecamatan.

Sementara data yang diperoleh dari Juru Bicara Pemkot Bogor untuk Siaga Covid- 19, Sri Nowo Retno, dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2020).Terdapat 1.008 kasus terkonfirmasi positif.

Disebutkan, 39 orang di antaranya meninggal dunia, pasien sembuh 655 orang dan dalam perawatan rumah sakit atau positif aktif sebanyak 314 orang.

Dijelaskan juga total kasus probable 61 orang, dengan rincian 51 orang meninggal, 7 orang sembuh, dan 3 orang lain masih dalam perawatan.

Sementara kasus kontak erat total 1.681 orang dengan rincian sembuh 1.400 orang, masih dikarantina 281 orang. Sedangkan kasus kategori suspek total 2.602 orang.

“Dengan rinciannya 2.370 orang sembuh, masih sakit 187 orang dan meninggal dunia 45 orang. “Hari ini kasus suspek juga ada penambahan 21 orang,” jelasnya.

Pemkot Bogor memutuskan memperpanjang masa PSMBK hingga 29 September 2020. Terdapat poin perubahan yakni membatasi aktivitas RW zona merah, memajukan jam operasional usaha hingga pukul 20.00 WIB. Termasuk menutup pedestrian di seputaran Kebun Raya Bogor. (Den)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here