Perbankan di Sumut Harus Berupaya Tingkatkan Layanan ATM Berkualitas

Sumaterapost.co | Sumut – Perbankan di Sumatera Utara harus senantiasa berupaya mningkatkan layanan berkualitas kepada nasabah terutama di mesin Anjungan Tunai Mandiri atau ATM.

Hal ini dinilai sangat penting dalam era digital yang semakin canggih sehingga nasabah lebih nyaman dan aman dalam melakukan transaksi baik melalui mesin ATM, EDC maupun Mobile Banking.

Hatapan itu disampaikan Ketua Umum KADIN Sumut Khairul Mahalli menjawab pertanyaan media ini, Rabu (18/5/2022) terkait beberapa nasabah bank di jajaran Kadin Sumut mengeluhkan terhadap layanan di ATM dan di EDC yang sering eror atau gangguan.

Dia mengimbau pihak bank yang memiliki ATM sering eror terutama di wilayah Jalan Gaperta dan Gaperta Ujung Medan Helvetia agar selayaknya menggantikan mesin ATMnya yang barangkali tak layak lagi.

Baca Juga :  Jelang HUT Bhayangkara Ke-76 Gelar Beragam Olahraga, Polres Sergai Mewujudkan Indonesia Tangguh

“Jangan cuma sering memperbaki mesin ATM yang sudah tak layak dioperasikan. Sebab meski sering diperaiki tapi terjadi gangguan lagi karena itu sebaiknya diganti dengan ATM baru,” ujar Ketua Umum DPP Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) ini.

Mahalli berharap Bank BUMN perlu terus mengevaluasikan sekaligus meningkatkan kualitas di mesin ATM nya agar mampu memberi pelayanan prima kepada masyarakat yang membutuhkan jasa perbankan.

“Kita yakin Bank BUMN tak kalah bersaing dengan bank asing dalam era digital yang semakin menuntut kita untuk berlomba di bidang teknologi informasi ini,” kata pria yang sering menjadi moderator maupun pembicara di berbagai event dalam dan luar negeri.

Baca Juga :  Kanwil DJP Sumut I Sita Aset Dalam Kasus Tindak Pidana Perpajakan

Selain itu, Mahalli juga mengimbau pihak perbankan yang memberi kepercayaan operasional mesin EDC di toko-toko, swalayan, plaza dan tempat lain supaya tetap menjaga kualitas mesin EDC nya.

Sebab pernah seorang nasabah bank di jajaran Kadin Sumut mengeluhkan ketika melakukan pembayaran harga barang melalui mesin EDC di sebuah toko di Jalan Gatot Subroto lantas transaksinya macet akibat mesin EDC salah satu bank di kota Medan mengalami eror atau gangguan.

Pemilik toko menginformasikan kepada pembelinya bahwa pembayarannya tidak masuk. Lantas pembeli ini memberi kartu debit bank lain dan transaksinya melalui mesin EDC bank lain berjalan lancar.

Merasa ragu, si pembeli tadi membuka mobil bankingnya ternyata saldo di rekeningnya berkurang ketika melakukan pembayaran harga barang di toko tersebut dengan kartu debit pertama. Lantas ia melapor ke pihak bank yang bersangkutan.

Baca Juga :  Puting Beliung Hantam Rumah Warga Di Kecamatan STM Hilir

Setelah diselidiki oleh CS pihak bank ternyata uang sipembeli tersangkut akibat mesin EDC eror. Tapi proses pengembalian uang si pembeli tadi tak bisa secepat dikembalikan, padahal sudah diketahui bahwa transaksinya macet di mesin EDC bank. Sipembeli harus menunggu lama pengembalian uangnya dari pihak bank.

“Dalam kaitan ini Mahalli juga mengimbau pihak perbankan agar lebih cepat memberi pelayanan kepada nasabahnya agar tetap merasa nyaman dan aman. Itu sebabnya pihak perbankan menjaga betul kualitas pelayanan melalui mesin ATM, EDC maupun moblle banking,” pinta Mahalli yang juga Sekjen Asosiasi Depo Kontainer Indonesia (Asdeki).

(Bachtiar Adamy)