PermataBank Diberi Penghargaan oleh Kemensos RI atas Kontribusinya Kepada Para Penyandang Disabilitas

SumateraPost, JAKARTA – Atas kontribusinya dalam tanggung jawab perusahaan untuk kesejahteraan sosial bagi para penyandang disabilitas melalui program BRAVE (Because eveRyone is Able and creatiVE), PermataBank mendapat penghargaaan Padmamitra Award 2020 dalam kategori Bidang Disabilitas. Padmamitra Award merupakan ajang bergengsi hasil inisiasi Forum CSR Kesos dan Kementerian Sosial Republik Indonesia yang dilaksanakan setiap dua tahun. Padmamitra Award menyasar berbagai badan usaha atau perusahaan yang telah melaksanakan praktik terbaik kegiatan CSR untuk kesejahteraan masyarakat. Penghargaan diterima oleh PermataBank pada acara Malam Penganugerahan Padmamitra Award dan Pemberian Penghargaan Pilar-Pilar Sosial 2020 secara daring, 17 November 2020.

Di tahun 2019, PermataBank juga berhasil meraih Padmamitra Award Tingkat Provinsi DKI Jakarta untuk kategori Inovasi Sosial. Sebagai perusahaan yang selalu menjunjung tinggi kesetaraan dan kesejahteraan sosial, PermataBank memiliki sebuah inisiatif bernama PermataHati, yang berkomitmen untuk memberikan kualitas kehidupan yang lebih baik dan peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak bangsa di Indonesia. Sebagai salah satu bagian dari PermataHati, berbagai kegiatan dalam program BRAVE telah disusun dan disesuaikan untuk mendukung para penyandang disabilitas di Indonesia agar mampu mandiri secara finansial dan dapat bersaing dan berprestasi layaknya individu lainnya.

Menurut data yang diambil dari Survei Penduduk Antar Sensus atau SUPAS 2015, penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 21,84 juta atau sekitar 8,56 persen penduduk Indonesia. Hampir setengah dari jumlah tersebut adalah penyandang disabilitas ganda. Bukan rahasia lagi bila kondisi umum yang dihadapi para penyandang disabilitas adalah ketidakmampuan mereka untuk bersaing dalam berbagai sektor termasuk dalam memperoleh pendidikan dan pekerjaan yang layak.

Kondisi ini dipahami oleh PermataBank melalui program BRAVE yang telah memberikan kesempatan penyandang tunanetra untuk mendapatkan pembinaan dan peluang bekerja di perusahaan sejak tahun 2010. Richele Maramis, Head of Corporate Affairs PermataBank mengatakan “Sudah saatnya penyandang disabilitas diberi kesempatan yang sama untuk bekerja dan berkarya seperti individu lainnya. Kami di PermataBank telah membuktikan bagaimana para penyandang disabilitas ini juga mampu memberikan kinerja yang baik, telah terbukti kekurangan mereka dalam satu keterampilan justru menjadi pendorong semangat mereka untuk lebih maksimal dibanyak kemampuan. Terpilihnya PermataBank sebagai salah satu pemenang Padmamitra Award 2020 ini akan terus memacu BRAVE untuk mendukung para penyandang disabilitas di Indonesia agar mampu mandiri secara finansial dan dapat bersaing dan berprestasi layaknya individu lainnya,”

Ajak Siswa SD Pelajari Literasi Keuangan melalui PermataBankir Cilik

Selain BRAVE, pada bulan Oktober lalu, PermataBank melalui PermataHati, juga kembali menggelar PermataBankir Cilik, sebuah program edukasi untuk siswa usia sekolah dasar (SD) dan sekolah dasar luar biasa (SDLB) yang mengajarkan literasi keuangan dan pentingnya menabung sejak dini. PermataBankir Cilik juga merupakan salah satu bentuk partisipasi PermataBank dalam bulan inklusi keuangan, sebuah program rutin yang setiap tahun digelar oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tahun ini merupakan tahun keenam penyelenggaraan PermataBankir Cilik, yang akan memberikan berbagai modul interaktif mengenai dasar-dasar uang dan perbankan bagi para pesertanya. Menariknya, semua kegiatan tahun ini akan diadakan secara online, sehingga para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan soal literasi keuangan, namun juga ilmu mengenai literasi digital.

“Ada yang berbeda dalam pelaksanaan program PermataBankir Cilik tahun ini. Saat keadaan mengharuskan kita untuk jarang bertatap muka dan bertemu secara fisik, PermataBank memanfaatkan teknologi dengan menggelar beberapa kegiatan secara virtual. Kami berharap keadaan saat ini tidak mampu membatasi kami untuk tetap membentuk generasi yang sadar literasi keuangan dan digital, serta membentuk karakter anak Indonesia yang mandiri dan bertanggung jawab,” tambah Richele.

PermataBankir Cilik 2020 berlangsung mulai Oktober hingga Desember 2020, diikuti oleh 100 siswa dari SD dan SDLB yang berlokasi di Jakarta, Tangerang dan Bandung. Selama tiga bulan, peserta akan memperoleh pengetahuan dasar keuangan agar mereka mampu bertanggung jawab dan mandiri dalam mengatur keuangannya sejak dini. Mereka juga akan mendapatkan pendidikan pengembangan karakter melalui berbagai simulasi dan tugas individu maupun kelompok untuk menanamkan jiwa kepemimpinan, kreativitas, serta percaya diri. Terakhir, mereka akan dinobatkan sebagai Duta Menabung agar mampu menggerakkan kebiasaan menabung bagi orang-orang terdekatnya.

Richele melanjutkan, “Kami berharap para peserta PermataBankir Cilik 2020 yang terpilih sebagai Duta Menabung dapat berbagi ilmu dan pengetahuannya mengenai keuangan dan pentingnya menabung kepada teman-teman di lingkungan sekolah dan tempat tinggalnya. Kami ingin memastikan bahwa program PermataBankir Cilik 2020 ini menimbulkan dampak positif yang lebih luas bagi anak-anak.”

Sama seperti tahun lalu, PermataBankir Cilik kembali menggandeng Pibo, platform digital library anak, untuk mengembangkan modul literasi digital. Peserta PermataBankir Cilik akan mengikuti berbagai modul secara digital, termasuk Modul Finansial (MODAL) PermataHati yang kini juga dapat diakses oleh seluruh anak Indonesia melalui platform PiBo.

Program PermataBankir Cilik 2020 ini merupakan bagian dari PermataHati, dengan melibatkan karyawan sebagai sukarelawan – Employee Volunteers (EVO). Para sukarelawan turut mengawal kesuksesan acara, mulai dari proses pre-seleksi, penyusunan jurnal keuangan, workshop, serta wisuda peserta PermataBankir Cilik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here