MATARAM — Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Nusa Tenggara Barat resmi menetapkan susunan personalia Pengurus Kabupaten Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumbawa Barat masa bakti 2025–2030. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Pengprov Pertina NTB Nomor 3 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 14 Desember 2025.
Dalam kepengurusan baru ini, Heri Kusmanto, S.Adm., M.M.I.nov dipercaya menakhodai Pertina Sumbawa Barat sebagai ketua. Ia didampingi Lahmuddin, S.Sos sebagai wakil ketua, M. Alfan Rosihan sebagai sekretaris sekaligus penggerak administrasi organisasi.
Dukungan struktural Pertina Sumbawa Barat tergolong kuat. Pada jajaran Dewan Kehormatan dan Pembina tercatat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, sementara Kapolres KSB dan Dandim 1628/KSB duduk sebagai Dewan Penasehat.
Kehadiran unsur pemerintah dan TNI–Polri ini dinilai menjadi fondasi penting bagi pembinaan olahraga tinju yang berkelanjutan dan berprestasi.
Ketua Pengprov Pertina NTB, Brigadir Jenderal TNI Agus Bhakti, S.I.P., M.I.P., M.Han., dalam pengesahan kepengurusan tersebut menekankan pentingnya konsistensi pembinaan atlet daerah. Ia berharap Pertina Sumbawa Barat mampu menjadi salah satu lumbung prestasi tinju NTB di level provinsi maupun nasional.
Tak sekadar seremonial, Pertina Sumbawa Barat langsung memancang target tinggi. Untuk periode ini, organisasi yang bermarkas di Bumi Pariri Lema Bariri itu membidik lima medali emas dari berbagai kelas dalam kejuaraan resmi tingkat provinsi.
Komposisi atlet pun telah disiapkan. Di sektor putri, Sinta Agustini (kelas 52 kg) menjadi tumpuan utama. Sementara di sektor putra, nama-nama seperti Muhamad Nizar Afkari Animansyah (52 kg), Rommy Adriansyah (60 kg), Semba Gosal Putra (63,5 kg), dan Abdullah (67 kg) masuk dalam daftar unggulan peraih emas.
Selain itu, sejumlah petinju potensial lainnya seperti Muhamad Rizky Akbar, Tegar Aprilian, Rudi Rizaldi, hingga Putus Aditya Putra Satiawan juga disiapkan sebagai kekuatan lapis kedua yang siap memberikan kejutan.
Ketua Pertina Sumbawa Barat, Heri Kusmanto, menegaskan bahwa fokus utama kepengurusan lima tahun ke depan adalah penguatan pembinaan atlet lokal. Melalui Komisi Bina Prestasi yang dikomandoi Wahyudin, program latihan intensif, seleksi berjenjang, serta pendampingan teknis dan kesehatan terus dimatangkan.
“Target lima emas bukan sekadar angka, tapi motivasi agar atlet kami berlatih lebih disiplin dan percaya diri. Kami ingin tinju Sumbawa Barat dikenal sebagai kekuatan baru di NTB,” ujar Heri.
Dengan struktur organisasi yang solid, dukungan lintas institusi, serta skuad petinju muda yang menjanjikan, Pertina Sumbawa Barat optimistis menatap periode 2025–2030 sebagai fase kebangkitan prestasi tinju daerah. (Christian Saputro/Olivia)




