Pesantren Modern Darul Ihsan Hamparan Perak Terus Berbenah

0

SumateraPost.co, Medan-Pesantren Modern Darul Ihsan, Desa Selemak Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara berkomitmen terus berbenah diri dengan menambah berbagai fasilitas bagi santri dan tenaga pengajar yang memadai.

Pesantren yang dibangun di atas tanah seluas sekitar 10 hektare pada 2012 lalu sudah memiliki 300 santri tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).Namun, calon santri baru masih diterima melalui seleksi pengetahuan baca Al Qur’an.

Fasilitas mapan merupakan sebuah tuntutan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta peningkatan iman dan taqwa (IMTAQ) sehingga diharapkan kegiatan belajar-mengajar lebih nyaman.

Hal itu diungkapkan pendiri Pesantren Modern Darul Ihsan, HM Husni Mustafa,SE menjawab Sumaterapost.co. di pesantren setempat, Minggu, peka lalu.

Dia menyebutkan, selain bangunan gedung berlantai 5 dengan sejumlah ruang belajar, berdampingan dengan pesantren ini juga sudah rampung dibangun masjid yang mampu menampung 1000 jemaah. Peranan masjid di arena sebuah pesantren sangat penting.

“Sekarang sedang giat dibangun asrama bagi tenaga pengajar termasuk fasilitas lainnya sehingga para ustad merasa nyaman tinggal di asrama,” ujar Husni yang juga Anggota Komisi III, DPR RI dan Ketua Umum DPP Aceh Sepakat Sumatera Utara ini.

Dia mengakui, melihat areal Pesantren Modern Darul Ihsan memang masih cukup luas. Sehingga jika dilakukan pengembangan berbagai infrastruktur dan fasilitas lainnya tidaklah sulit untuk lahan pertapakannya.

Bagaimana pun sebuah lembaga pendidikan seperti halnya pesantren katanya harus mampu memberi motivasi bagi masyarakat terutama para santri dalam menimba ilmu pengetahuan agama maupun umum.

“Secara perlahan dan bertahap, kita harapkan pesantren ini semakin mendapat tempat di hati masyarakat. Bahkan menjadi monumen di kalbu bagi generasi muda yang cinta ilmu pengetahuan. Sehingga apapun tantangan global di depan, mampu dihadapi dengan ilmu pengetahuan yang dimilikinya,” papar Husni didampingi Sekretaris DPP Aceh Sepakat, HT Munthadar.

Husni yang juga Wakil Ketua Partai Gerindra Sumatera Utara ini mengakui hatinya merasa lega dan bahagia dengan berdirinya pesantren di tengah perkampungan penduduk. Justeru itu dia berharap anak-anak desa setempat dapat menimba ilmu di pesantren ini.

“Mari kita memanfaatkan waktu untuk belajar secara sungguh- sungguh sehingga berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pinta Husni didampingi isterinya Hj Ariani Amra di sela acara syukuran dan resepsi pesta pekawinan putranya Muhammad Rifqi Nuzul Satria,SE dengan Makfira Ramadhani,SKg.

Terkait kurikulum pendidikan, Ustad Abdullah Sani,MA, salah seorang tenaga pengajar di Pesantren Modern Darul Ihsan, menjelaskan sistem belajar yang diterapkan sekarang pagi-sore. Mata pelajaran sehari hari yang dilatih antara lain bahasa Arab dan Inggris.

Kemudian program Tahfiz Al Qur’an dan kegiatan ekstra kurikuler seperti pencak silat, pramuka, latihan pidato bahasa Indonesia, Arab dan Inggris.

“Alhamdulillah, pesantren ini sekarang ada sekitar 30 tenaga pengajar di MTs maupun MA yang mengajarkan pelajaran agama dan umum.Sedangkan karyawan 15 orang,” kata Abdullah Sani yang sering memberi khutbah Jumat di berbagai masjid.

Kepala Desa Selemak, Hamparan Perak diwakili Sekdes Muhammad Taufiq dalam sambutannya pada acara syukuran itu menyatakan masyarakat menyambut baik dan merasa senang atas didirikan pesantren modern ini beberapa tahun lalu.

“Dengan kehadiran lembaga pendidikan agama dan umum ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang berilmu, berkulitas, dan berakhlaqul karimah,” pintanya pada acara yang dipadati ribuan tamu undangan.(tiara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here