Petani Tembakau Pringsewu Ikuti Sosialisasi Kebijakan Tentang Cukai

SumateraPost, PRINGSEWU – lima puluh petani tembakau, penyuluh, korluh, pengepul, dan para pemangku kepentingan di Kabupaten Pringsewu mengikuti Sosialisasi Pasca Panen Tembakau – Kebijakan Ketentuan di Bidang Cukai.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Dinas Pertanian setempat, Rabu (11/10) ini dibuka oleh Bupati Pringsewu Sujadi, menghadirkan narasumber, diantaranya Pejabat Fungsional Pemeriksa Bea Cukai Pertama, Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Lampung, Jun Sui, dan Kepala Seksi Investasi dan Pembinaan Usaha Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, M.Aman.

Bupati Pringsewu Sujadi dalam sambutannya mengatakan kegiatan Sosialisasi pasca panen tembakau berikut Kebijakan dan ketentuan di bidang cukai ini dirasa sangat penting.
Dikatakan bupati, Pringsewu merupakan daerah yang cukup unik, dimana Pringsewu merupakan daerah yang sudah mempunyai Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Namun demikian, banyak warga Pringsewu yang sejak lama sudah menanam tembakau, dan bahkan saat masih menjadi bagian dari Kabupaten Lampung Selatan, dan hingga kini masih tetap mengembangkan komoditi tersebut.

Selain itu, kata bupati, dalam rangka mengembangkan tembakau, Kabupaten Pringsewu juga telah menjalin kerjasama dengan beberapa daerah di Pulau Jawa, diantaranya Kabupaten Temanggung dan Tulungagung serta Jember. Diharapkan, pada tahun 2021 nanti, ada peningkatan baik kualitas maupun kuantitas.

Bupati Pringsewu juga mengungkapkan, Pringsewu telah menjadi salah satu Lumbung Ketahanan Pangan di Provinsi Lampung, dimana saat ini ada peningkatan hasil panen sebanyak 50 ribu ton, sehingganya untuk komoditi tembakau diharapkan juga demikian. “Meskipun Pringsewu memiliki lahan pertanian yang sempit dan terbatas, tetapi kalau pengolahannya bagus, diharapkan kuantitasnya juga akan meningkat dan kualitasnya juga akan bagus”, ujarnya.

Sementara itu, Kadis Pertanian Pringsewu Siti Litawati mengatakan kegiatan sosialisasi ini digelar dalam rangka menambah wawasan serta pengetahuan para petani tembakau maupun para pemangku kepentingan terkait kebijakan di bidang cukai terhadap komoditi tembakau, serta memotivasi para petani tembakau untuk terus mengembangkan komoditi tersebut di Kabupaten Pringsewu. “Sekaligus untuk meningkatkan kualitas tembakau Pringsewu tentunya”, ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Pringsewu juga menyerahkan piala kepada para petani Pringsewu berprestasi, yakni Juara Kedua Petani Berprestasi Tingkat Nasional untuk Komoditi Kedelai atas nama Sumpomo, dan Juara ketiga Petani Berprestasi Tingkat Nasional untuk Komoditi Jagung atas nama Sunardi. (benk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here