Pindahkan Ke 3 No Rekening, Diduga Ketua BUMDes Desa Banjarsari ada Permainan Pembayaran

Sumaterapost.co, Demak – Sumber berita Warga Desa Banjarsari Gajah Kabupaten Demak Jateng , saat berikan penjelasan pada awak media terkait pembangunan gudang penggilingan padi , diduga belum ada perijinannya juga tidak transparan cara pengelolaan nya dari awal membangun sampai selesai , Jelasnya .

Minggu 27-12-2020 awak media konfermasi mantan Ketua BUMDes Desa Banjarsari Gajah Kabupaten Demak kaitan dengan pengelolaan bantuan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat DAPM memiliki tugas mengelola uang eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat mandiri PNPM .

Ketua BUMDes menjelaskan ,”pada tahun 2017 sampai 2019 saya Ketua nya , berdasarkan laporan pertangung jawaban LPJ pembangunan gudang penggilingan padi , saya tanggung jawab membayar ke pengurus panitia pembangunan .

Baca Juga :  Pemda Brebes Laksanakan Kegiatan Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Tingkat Kabupaten Brebes

“Sesuai arahan pak Kades , membayar nya hanya mindah ke No Rekening 3 orang ,

” Di tranfer ke jop nya masing masing , Untuk nama namanya dah lupa . No yang saya transfer dibuat bayar apa saja saya ngak paham , dibelikan apa , yang penting saya bayar sesuai LPJ dengan jumlah saya transfer 3 Rekening , jawabnya .

Saya dengar dengar LPJ belum ditrima. Dinpermades , malah saya suruh tanggung jawab , lebihbaik mengundurkan dari saja, Tambahnya.

Senin 28/12/ 2020 Kepala Desa Banjarsari Gajah diminta tanggapan awak media di Kantor Desa kaitan dugaan menurunnya pendapatan Desa , perijinan dan atas nama pemindahan No Rekening tiga orang tersebut.

Baca Juga :  Gudang SRG Bawang Merah Teknologi CAS Upaya Stabilitasi Harga

” Kepala Desa menanggapi, ” nama nama 3 No Rekening itu , pertama No Rekening saya sendiri , buat bayar tenaga pekerja , 2 No Rekening Heru BPKD pengadaan barang , 3 No Rekening SKN Kecamatan Gajah .
Dan jumlah bantuan DAPM nilainya empat ratus juta rupiah .

” Untuk ijin pengeringan tanah lokasi gudang penggilingan padi dan IMB belum ada , hanya sudah di Musdes kan itu boleh ,

” Tanah sawah yang buat gudang penggilingan padi tersebut , kalau di lelang per tahunnya laku tuju juta rupiah , kurang lebih .

Baca Juga :  Apes, Sudah Dini Hari Mencuri Bawang Namun Tetap Tertangkap Juga Oleh Warga Wanasari Brebes

“Memang gudang penggilingan padi selama tahun 2018 2019 belum ada masukkan keuntungan habis buat bayar listrik .

” Di tahun 2020 kita tunggu laporan dari BUMDes masukan berapa , untungnya dibagi hasil sama DAPM 25 % BUMDES 75 %, Tanggapnya .

Adanya penggilingan padi itu tujuannya untuk menyelamatkan para petani kalau musim panen padi tidak laku. Pamungkas.

Berita ditetbitkan , kedua nama No Rekening tetsebut belum di konfermasi awak media , karena waktu .
( Wind Tim )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here