Pinggiran Kota Binjai Dipenuhi Lokalisasi Narkoba

SumateraPost.co, Binjai – Upaya Pemerintah Kota Binjai, Sumareta Utara, dalam mewujudkan Binjai sebagai kota yang nyaman, aman, relijius, dan bersih dari narkoba, sepertinya harus mengalami hambatan.

Pasalnya, sejumlah tempat yang disinyalir menjadi lokalisasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba dan sarang maksiat berkedok kafe, justru semakn banyak bermunculan di pinggiran Kota Binjai.

Bahkan aktivitas ilegal di tempat-tempat tersebut terkesan bebas berjalan, karena tidak adanya tindakan tegas dari pemerintah maupun upaya penindakan hukum dari polisi dan BNN.

Pantauan wartawan, Selasa (4/8), sedikitnya terdapat empat tempat hiburan yang disinyalir menjadi lokalisasi narkoba, hingga tempat prostitusi dan transaksi judi terselubung.

Keempat tempat tersebut antara lain Kafe S yang berada di Kecamatan Binjai Selatan, serta Kafe CDI, Kafe SG, dan Kafe C di Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang.

Umumnya keempat tempat hiburan ini beroperasi mulai malam hari, dengan jumlah pengunjung mencapai ratusan orang setiap harinya.

“Ya, kalau malam pasti rame. Tapi kalau kebanyakan bukan warga sini. Karena ada yang dari Medan, Binjai, dan Stabat,” ucap salah satu warga yang tinggal tak jauh dari Kafe SG.

Di sisi lain, meskipun aktivitas keempat tempat hiburan tersebut cukup meresahkan, namun warga mengaku tidak dapat berbuat banyak.

Selain telah menjadi tumpuan ekonomi bagi sebagian besar warga di sana, keempat tempat hiburan inipun terkesan kebal hukum, karena diduga dibackingi oknum aparat dan kelompok pemuda.

“Sejujurnya kami resah. Tapi kami juga nggak berani untuk melapor. Sebab kami khawatir jadi sasaran. Apalagi dulu polisi sempat dipukul mundur, sewaktu mereka razia,” ujar warga lainnya.

Atas kondisi tersebut, mereka berharap Pemerintah Kota Binjai berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Deliserdang, Polda Sumatera Utara, dan BNNP Sumatera Utara, guna melalukan upaya penertiban.

“Penertiban harus segera dilakukan supaya (aktivitas ilegal) ini tidak sampai berlarut-larut. Sehingga keselamatan dan masa depan generasi muda kita bisa lebih terjamin,” jelas warga. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here